
Foto : Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Muhammad Sahur saat dikonfirmasi wartawan.
Penanews.id, PAMEKASAN – Keputusan Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengizinkan pelaksanaan salat taraweh di masjid, harus diimbangi pemerataan vaksinasi covid-19.
Saran ini diungkap Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Muhammad Sahur.
Menurut dia, setidaknya Dinas Kesehatan (Dinkes) memvaksin para Takmir dan Imam Masjid demi menjaga kesehatan bersama.
“Vaksinasi itu penting, terlebih pemerintah memperbolehkan salat tarawih di Masjid, kalau bisa vaksinasi juga terhadap pengurus Masjid,” kata Muhammad Sahur.
Maka, Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap Dinkes Pamekasan segera merespon usul ini, agat masyarakat bisa beribadah di bulan suci Ramadhan dengan tenang dan nyaman.
“Pada momentum Ramadhan ini pemerintah harus memberikan pelayanan khusus kepada Takmir, Imam dan pengurus Masjid,” tuturnya.
Namun harapan Sahur itu masih jauh panggang dari api. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pamekasan, Nanang Suyanto belum bisa melaksanakan vaksinasi untuk Takmir dan Imam Masjid.
Alasannya, jatah vaksin di Pamekasan tidak cukup, vaksin yang ada saat ini untuk tenaga pengajar dan pelayanan publik.
“Kalau vaksin ada kita eksekusi nanti,” pungkasnya.
ZUL







