
Bupati Bangkalan Abdul Latif
Penanews.id, BANGKALAN– Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menanggapi soal ramainya permintaan netizen di media sosial agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 diundur, karena untuk menghormati bulan suci ramadhan.
Ra Latif mengaku akan menampung semua aspirasi tersebut. Ia mengatakan persoalan pelaksanaan pilkades bukan hanya terikat dengan jadwal, melainkan juga dengan anggaran.
“Ini berkaitan dengan anggaran. Kalu mundur lagi di khawatirkan terjadi penambahan anggaran,” ujar dia kepada wartawan di Pendopo Agung, Bangkalan Kota, Senin 29 Maret 2021 usai rapat koordinasi terkait pelaksanaan Pilkades serentak 2021.
Ra Latif pun mengaku belum bisa memastikan pelaksanaan Pilkades seretak 2021 yang akan diikuti 120 desa itu bisa terlaksana sesuai jadwal atau tidak.
Keputusan terkait hal tersebut, sambung dia, masih menunggu pasca penetapan calon pada tanggal 1-2 April 2021. Ra Latif berujar ada salah satu desa bakal calon kepala desanya sedang mengalami sakit keras dan kemungkinan akan mengajukan mundur.
“Tetapi sampai saat ini belum ada surat resmi kepada kami untuk Pengunduran diri,” ujar dia.
Kata Ra Latif, sampai detik ini semua desa sudah memenuhi syarat, yakni diantaranya calonnya minimal sudah dua orang.
“Kita tunggu saja hasil penetapan tanggal 1 ini, dilanjut atau tidak,” tegas pria yang sebelumny memimpin Rakor persiapan Pilkades serentak 2021 dengan Camat, Kapolsek, Danramil, Forkopimda dan Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa (TFPKD).
ABDI


