• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 27 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Dosen PMII Gelar Muktamar Pemikiran, Menyongsong Indonesia Emas 2045

  • Jumat, 12 Maret 2021 14:44
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, JAKARTA- Bangsa Indonesia menyambut bonus demografi berupa generasi emas (golden generation) pada 2045 mendatang. Perlu penyiapan SDM unggul supaya potensi bonus demografi itu tidak malah menjadi bencana demografi (demographic disaster). Sejumlah elemen menyatakan komitmen kebangsaan untuk ikut berkontribusi membangun SDM, termasuk dosen alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Untuk meneguhkan komitmen tersebut, Dosen PMII menggelar Muktamar Pemikiran yang rencananya digelar pada 5-7 April di Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Ketua Panitia Muktamar Pemikiran Dosen PMII Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil.I mengatakan sedikitnya ada dua tujuan kegiatan muktamar para kaum pemikir atau intelektual itu.

Baca Juga:

Ini Harapan Candra Darusman Untuk IPSC

Soal Aturan Toa Masjid dan Gonggong Anjing, Begini Penjelasan Kemenag

’’Pertama konsolidasi dosen se-Indonesia untuk menjadi energi baru menuju Indonesia maju,’’ kata Haris Jumat (12/3/2021). Tujuan berikutnya adalah merekomendasikan peta jalan (road map) gerakan pemikiran dosen se-Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Pengurus Pusat Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara/Hukum Administrasi Negara (AP HTN-HAN) itu mengatakan tema besar Muktamar Pemikiran Dosen PMII itu adalah SDM Unggul Dosen PMII Menuju Indonesia Emas. Sebagai insan intelektual yang paripurna berproses di PMII, Haris mengatakan penting bagi para dosen untuk mereposisi peran strategis dan ideologi mereka.

Haris yang juga Sekretaris Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia itu menceritakan muktamar pemikiran itu digagas oleh dosen-dosen PMII di bawah naungan Pengurus Besar Ikatan Alumni PB IKA-PMII. Rencananya muktamar itu akan dibuka oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan ditutup Wakil Presiden RI Prof Dr (HC) KH Ma’ruf Amin.

Sejumlah guru besar dan tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam rangkaian muktamar pemikiran itu. Diantaranya adalah Ketua Umum PBNU Prof KH Said Aqil Siradj, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Yenny Wahid untuk sesi seminar Isu dan Tantangan Masa Kini.

Kemudian pada seminar Blue Print Indonesia Emas menghadirkan Menteri Desa dan PDT Abdul Halim Iskandar, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, dan Dr Sony HB Harmadi dari Bappenas.

Selain itu juga bakal digelar sesi forum guru besar membahas Bonus Demografi: Tantangan dan Rekomendasi. Sesi ini menghadirkan Prof Nur Syam dari UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof Noor Achmad (Universitas Wahid Hasyim Semarang), Prof Mundzier Suparta (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Prof Suyitno (UIN Raden Fatah Pelembang), Prof Abdurrahman Mas’ud (UIN Walisongo Semarang), dan Prof Ulfiah (UIN Sunan Gunung Djati Bandung).

Kemudian juga digelar sesi forum rektor PMII yang mengulas tentang Indonesia Emas dan Praktik Baik Pendidikan Tinggi. Rektor PMII yang hadir diantaranya Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Prof Maftukhin, Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof Moh. Mukri, Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Imam Taufiq, Rektor Unisma Malang Prof Masykuri, dan Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Nyayu Khodijah.

  1. Ketua Panitia Muktamar Pemikiran Dosen PMII Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil.I
  2. Ketua Panitia Muktamar Pemikiran Dosen PMII Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil.I (tengah batik hitam) sedang memimpin rapat persiapan antara panitia pusat dan panitia lokal di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Sumber: Panjirakyat.net

Tags: Dosen PMIIEra distrupsiGelar muktamar pemikiranIndonesia majuJakartaMenuju Indonesia Emas
32
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

4 bulan yang lalu
20
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

5 bulan yang lalu
34
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

5 bulan yang lalu
35
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

6 bulan yang lalu
22
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

11 bulan yang lalu
58
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

11 bulan yang lalu
43
Berikutnya
Polisi Berhasil Mengungkap Pembunuhan Siswi SMA, Ini Motifnya !

Polisi Berhasil Mengungkap Pembunuhan Siswi SMA, Ini Motifnya !

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.