• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 4 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Ekonomi

BUMN Beromzet Dibawah 50 M Akan Diswastanisasi

  • Senin, 8 Maret 2021 10:54
FacebookTwitterWhatsApp

penanews.id, JAKARTA– Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengkaji rencana perusahan pelat merah yang memiliki pendapatan di bawah Rp 50 miliar untuk dijadikan perusahaan swasta.

Namun, hal ini masih akan dibahas dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“BUMN yang revenue-nya Rp 50 miliar ke bawah dijadikan swasta saja karena itu sudah ada market yang jelas, nilai transaksi yang jelas, funding bisa dibicarakan,” kata Erick dalam Rapat Kerja Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) 2021 di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (5/3).

Menurutnya, BUMN sebaiknya memiliki ruang lingkup untuk perusahan yang berpendapatan puluhan triliun. Dengan demikian, BUMN bisa menjadi garda terdepan untuk bersaing dengan perusahaan asing.

Syarat Kantongi Pembebasan Pajak Dividen dari Sri Mulyani
Ia pun melihat, sejumlah BUMN swasta telah memiliki rekam jejak yang baik untuk bersaing dengan perusahaan asing, seperti PT Bank Mandiri (Persero), PT Bank Tabungan Negara (Persero), dan PT BNI (Persero). Perusahaan itu juga menerapkan model bisnis yang diperbaharui agar bisa bersaing di pasar terbuka.

Meski begitu, ia mengatakan terbuka untuk bekerja sama dengan perusahaan kecil. Namun, perusahaan kecil tersebut lebih baik berstatus swasta.

Pendiri Mahaka Group itu juga menilai, BUMN tidak perlu memiliki perusahaan air minum hingga perusahaan pemasok aspal ke kontraktor. “Ngapain BUMN punya perusahaan air minum? BUMN pasok aspalnya ke kontraktor BUMN karya-karya, buat apa? Itu kami mau terus kecilkan,” ujar dia.

Jokowi Larang BUMN Gunakan Produk Impor di Proyek Pemerintah
Ia juga akan menutup puluhan anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. Erick menargetkan 20 dari 50 anak usaha PLN akan dipangkas.

Selain itu, Erick mengatakan BUMN juga mulai mundur dari beberapa proyek tol yang potensial untuk dibangun oleh swasta. Hal ini dilakukan sesuai dengan kesepakatan dari dua hingga tiga menteri.

“Kami sudah ada dua titik (tol) mundur. Tapi, jangan dilihat KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) dengan swasta. Kami jelas alasannya karena tender bagus, visible,” ujar dia dikutip dari katadata.co.id.

EMBE

Baca Juga:

Lur, Harga Pertamax Turun !

Bikin Miniatur Pesawat, Pemuda Asal Sampang ini Diundang Erick Thohir

Tags: BUMN gak profitErick Thohirswastanisasi BUMN
33
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

6 bulan yang lalu
26
Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

7 bulan yang lalu
31
Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

10 bulan yang lalu
138
Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

11 bulan yang lalu
119
Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

12 bulan yang lalu
66
Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

1 tahun yang lalu
46
Berikutnya
Kolaborasi ‘Three Mas Kada’, Akhiri Ego Sektoral Surabaya, Sidoarjo dan Gresik

Kolaborasi 'Three Mas Kada', Akhiri Ego Sektoral Surabaya, Sidoarjo dan Gresik

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.