
penanews.id, JAKARTA – Sejak diberlakukannya Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Jawa Bali mulai 9 hingga 22 Februari 2021, proses tracing atau pelacakan kasus covid-19 baru akan melibatkan anggota TNI.
Prajurit yang akan menjadi tracer sebanyak
27.866 Babinsa, 1.768 Babin Potmar, dan 102 Babinpotdirga.
Kementerian Kesehatan memastikan tentara yang petugas pelacak para kontak dengan penderita corona ini telah diberi pelatihan khusus.
Juru Bicara Program Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Wiweko bantuan dari TNI ini dapat semakin mempermudah pelacakan kasus Covid-19 di daerah.
“Pelaksanaan pelacakan dan karantina kurang dari 72 jam sejak kasusnya terkonfirmasi,” kata Nadia.
Puluhan ribu prajurit itu akan diterjunkan di 7 provinsi di Jawa Bali yang menjadi target utama PPKM Mikro.
Tercatat ada 98 kabupaten/kota yang akan menjadi lokasi terjunnya para Babinsa hingga Babinpotdirga tersebut.
EMBE






