• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 6 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Kronologi Paisen Covid-19 Meninggal di Taksi Daring Karena ICU Penuh

  • Minggu, 17 Januari 2021 10:42
FacebookTwitterWhatsApp

penanews.id, DEPOK -Seorang pasien Covid-19 asal Depok, Jawa Barat, tak tertolong. Ia meninggal pada 3 Januari lalu, setelah ditolak 10 rumah sakit rujukan.

Kisah pilu ini diutarakan keluarga pasien kepada tim Lapor Covid-19.

Baca Juga:

Alhamdulillah: Pasien Blega Sudah Negatif Corona

Pasien Blega Dipastikan Positif, Bangkalan Zona Merah Corona

“Pasien itu meninggal di taksi daring,” kata relawan tim BantuWargaLaporCovid19, Tri Maharani dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 15 Januari 2021.

Kepada Tempo.co, Tri menceritakan saat itu pasien membutuhkan alat bantu napas ventilator.

Dia berkeliling ke 10 rumah sakit dalam keadaan sesak napas di dalam taksi daring. Namun, rumah sakit yang didatanginya menolak lantaran ruang ICU penuh.

Tri memperkirakan, pasien itu telah terinfeksi Covid-19 lebih dari delapan hari. Sayangnya, pasien tak mendapatkan pertolongan dini.

“Kalau orang Covid-19 sesak sudah (terpapar) hari ke berapa. Tidak mungkin terpapar hari pertama sesak,” kata dokter ahli toksikologi ini.

Sejak awal Covid-19 di Indonesia, Tri membantu banyak orang yang kesulitan mencari rumah sakit rujukan Covid-19. Rumah sakit rujukan di Jabodetabek dirasakannya mulai penuh sejak September 2020.

Pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan rumah sakit sempat berkurang saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem darurat pada September-Oktober 2020.

Susah payah mencari rumah sakit kembali dirasakan Tri sejak November 2020 sampai saat ini. EMBE

Tags: pasien blega positifpasien covid meninggal di taksi daringtaksi online
30
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

6 bulan yang lalu
21
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

7 bulan yang lalu
34
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

7 bulan yang lalu
37
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

7 bulan yang lalu
24
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun yang lalu
59
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

1 tahun yang lalu
45
Berikutnya
Kisah Dua Dokter Diduga Meninggal Usai Suntik Vaksin Pfizer

Kisah Dua Dokter Diduga Meninggal Usai Suntik Vaksin Pfizer

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.