• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 5 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

LPPM Mahasiswa UTM, Padukan Belajar dan Sosialisasi Kesehatan Pada Anak

  • Selasa, 21 Juli 2020 15:41
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, JOMBANG – Pandemi Covid-19 yang melanda beberapa daerah di Indonesia akhir-akhir ini, tak menurunkan semangat dan kegiatan mahasiswa-mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dalam melaksanakan salah satu Tri Dharma Mahasiswa yaitu Pengabdian kepada masyarakat. Selasa, (21/7/2020).

Program pengabdian masyarakat yang dicanangkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Trunojoyo Madura pada semester ini mengusung tema “Bersama Mencegah Pandemi Covid-19”. Salah satu kelompok pengabdian masyarakat melakukan aksi tersebut di desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Baca Juga:

Waduh! Ribuan Ijasah Mahasiswa UTM Tak Terdeteksi di Situs kemenristekdikti

Komplotan Pencuri Motor di Kamal Apes Karena CCTV

Kelompok pengabdian masyarakat tersebut terdiri dari Rizal Firmansyah ya, Supariati dan Novatri yang berasal dari Universitas Trunojoyo Madura berkolaborasi untuk melaksanakan berbagai kegiatan dengan menggandeng berbagai pihak dalam melakukan kegiatan yang positif di tengah lingkungan masyarakat dalam rangka melakukan pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19 ini.

Kelompok pengabdian tersebut melakukan berbagai kegiatan yang positif salah satunya yaitu memberikan materi pelajaran kepada anak-anak di dusun Gogor desa Wonosalam. Pemberian materi kepada anak-anak dilakukan karena seiring dengan adanya pandemi membuat aktifitas kegiatan belajar di sekolah menjadi lumpuh dan dilakukan secara online. Hal tersebut dilakukan oleh pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di lingkungan sekolah.

Dengan adanya pemberian materi kepada anak- anak tersebut diharapkan dapat membantu menumbuhkan semangat belajar yang dimiliki oleh anak – anak di dusun gogor ditengah pandemi Covid-19. Tak hanya itu saja, kelompok tersebut juga mengadakan lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak SD berbagai jenjang di dusun tersebut.

Lomba tersebut diadakan untuk menambah tingkat kreativitas dari anak – anak dan juga memberikan hadiah sebagai pelecut semangat mereka dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Selain memberikan materi pembelajaran, Pengabdian tersebut juga melakukan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan di era new normal dengan pendekatan secara personal kepada anak – anak.

Hal tersebut dilakukan agar pesan yang disampaikan dapat masuk ke dalam mindset tiap anak-anak sehingga nantinya diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran diri untuk menjaga kesehatan diri sendiri.

Rizal Firmansyah salah satu anggota kelompok mengatakan, “Dengan adanya pemberian materi diharapkan anak-anak menjadi semakin semangat belajar di rumah karena tidak bisa dipungkiri bahwa sistem belajar di rumah memiliki plus minus tersendiri dan diadakannya lomba mewarnai untuk menambah kreasi dan imajinasi dari anak – anak dan pemberian hadiah sebagai reward yang didapatkan setelah mengerjakan semaksimal mereka. sehingga kami berharap dengan adaya kegiatan tersebut dapat menambah semangat anak – anak di dusun gogor. Dan pemberian pemahaman mengenai pentingnnya menjaga kesehatan tentunya agar hal tersebut tertanam ke diri masing-masing anak sehingga dapat menjaga diri di era pandemi Covid-19”, ucapnya.

Kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi dari kepala dusun setempat. Yohanes selaku kepala dusun Gogor menuturkan “Dengan adanya pemberian materi pelajaran kepada anak-anak membuat semakin terbantu untuk meningkatkan semangat belajar dari anak-anak dan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena sudah mengadakan di dusun ini”, tegasnya.

Rizal Firmansyah

Tags: Belajar mengajarJombangLumpuhnya sistem belajar mengajarMahasiswa UTMPandemi Covid-19Pengabdian masyarakat
174
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

8 bulan yang lalu
129
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

9 bulan yang lalu
108
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

9 bulan yang lalu
70
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

9 bulan yang lalu
52
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

10 bulan yang lalu
55
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

11 bulan yang lalu
111
Berikutnya
Gaji ke 13 PNS Cair Agustus 2020

Gaji ke 13 PNS Cair Agustus 2020

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.