• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 10 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Kronologi Tewasnya George Floyd yang Memicu Kerusuhan di Amerika

  • Minggu, 31 Mei 2020 13:03
FacebookTwitterWhatsApp
inilah polisi yang menekan leher George Floyd

Penanews.id, AMERIKA – Pameo ini benar belaka: satu kematian adalah tragedi, sedang ribuan kematian adalah statistik.

Maka, kerusuhan dan penjarahan yang melanda sejumlah kota di Amerika hari-hari ini, bukan dipicu kematian karena virus Corona yang mendekati angka 100 ribu orang, tetapi karena kematian seorang George Floyd.

Baca Juga:

Muslim Amerika

Floyd 46 tahun, tewas setelah ditangkap empat polisi di Kota Minneapolis. Mulanya, mantan atlet basket itu berbelanja di sebuah toko. Pemilik toko lalu menelepon polisi karena menduga Floyd berbelanja dengan uang palsu.

Empat polisi datang dan menangkapnya. Dalam rekaman video yang beredar luas di internet, Floyd tak melawan. namun polisi tetap merobohkan badannya ke aspal.

Tiga polisi menindih Bandan pria Negro yang jangkung itu.
seorang polisi menekan lehernya dengan lututnya itu selama 9 menit.

Floyd sempat berkata bahwa ia kesulitan bernafas sambil memanggil-manggil ibunya. Namun polisi itu tak peduli dan tetap saja menekan lehernya.

Floyd akhirnya tak sadarkan diri. Ketika ambulance datang untuk memberinya pertolongan, Floyd telah meninggal dunia.

Ketika video itu menyebar luas. Orang-orang turun ke jalan melakukan protes dan menyebut yang dialami Floyd sebagai kekerasan rasialis.

Kepolisian Minneapolis langsung memecat ke empat polisi itu dan berharap protes mereda. namun itu tak cukup, aksi protes semakin luas dan terjadi di berbagai kota.

Pemecatan itu tak cukup, pemrotes ingin ke empat polisi ditangkap dan diadili. Sementara penjarahan juga terjadi.


Kian luasnya aksi protes itu, membuat pemerintah tak punya pilihan lain. ke empat polisi pun di penjara dan seorang diantaranya bahkan langsung dicerai oleh istrinya. (EMBE)

Tags: George Floydkematian George Floyd
270
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

6 bulan yang lalu
21
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

7 bulan yang lalu
34
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

7 bulan yang lalu
37
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

7 bulan yang lalu
24
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun yang lalu
59
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

1 tahun yang lalu
45
Berikutnya
Masjid Nabawi Kembali Dibuka, Catat Peraturan Peribadagannya!

Masjid Nabawi Kembali Dibuka, Catat Peraturan Peribadatannya!

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.