
penanews.id, SUMATERA – Seorang anggota Babinsa tewas diinjak gajah. Peristiwa yang menewaskan Sersan Satu Iskandar, anggota Kodim Ogan Komering Ilir ini, terjadi di Desa Banyubiru, Kecamatan Air Sugihan, Rabu, 7 Maret 2020 lalu.
Ceritanya, warga Desa Banyubiru kaget oleh seekor gajah yang tiba-tiba muncul di jalan desa. Mereka pun melapor ke kepala desa dan dua anggota Babinsa. Berbekal sebatang kayu, sertu Iskandar mencoba menghalau gajah liar itu.
Baca Juga:
Namun nahas, bukannya kembali ke habitatnya, gajah malah menyerang balik warga. Saat menghindari kejaran gajah itulah, Iskandar terjatuh dan kemudian diinjak-injak oleh gajah dan tewas.
Gajah liar berasal dari kawasan suaka margasatwa Sugihan
Dan dulunya, Banyubiru merupakan habitat gajah sebelum menjadi pemukiman warga dan perkebunan.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan Genman Suhefti Hasibuan menduga gajah yang menyerang balik saat dihalau diduga karena si gajah sedang birahi.
Menurut dia, gajah yang sedang birahi tak suka diganggu. Setiap gangguan dianggap ancaman. “Pernah terjadi juga di Aceh, bahkan pawangnya sendiri yang dibunuh,” kata dia, Sabtu, 7 Maret 2020. (EMBE)







