• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 5 Desember 2025
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Dana Desa Tak Menurunkan Kemiskinan

  • Minggu, 22 Desember 2019 17:54
FacebookTwitterWhatsApp

penanews.id, JAKARTA – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengkritisi program dana desa yang belum mampu mengurangi tingkat kemiskinan. Sejak empat tahun terakhir penurunan kemiskinan rata-rata sebesar 2,7%.

Angka penurunan kemiskinan itu lebih kecil sebelum program dana desa diluncurkan pada 2015. Sepanjang 2010-2014, penurunan jumlah penduduk miskin perdesaan rata-rata 3,1% per tahun.

Baca Juga:

KPK Ungkap Perilaku Koruptif Kalangan Mahasiswa

Korupsi Restitusi Pajak Proyek Tol Solo Kertosono, Tersangka Pakai Istilah ‘Apelnya Kroak’

“Dibandingkan dengan sebelum adanya dana desa, pemerintah mampu menurunkan jumlah penduduk miskin di perdesaan rata-rata sebesar 3,1% per tahun,” kata peneliti Indef Mirah Midadan Fahmid saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/12).

Dana desa yang digagas pemerintah Joko Widodo juga dinilai tidak efektif mengurangi ketimpangan. Rasio Gini sebelum adanya dana desa sebesar 0,23 dan setelah adanya program tersebut naik 0,22. “Ini menunjukkan bahwa rasio dana desa belum mampu memperbaiki ketimpangan di pedesaan,” kata dia.

Rasio Gini merupakan salah satu alat untuk mengukur derajat ketidakmerataan distribusi pendapatan penduduk. Semakin mendekati 0 maka kesenjangan semakin kecil.

Dana desa juga belum mampu meningkatkan kesejahteraan buruh tani. Upah buruh petani riil pada September 2019 sebesar Rp 38.278 per hari. Angka ini masih Iebih rendah sebelum program itu diluncurkan yakni sebesar Rp 39.618 per hari pada 2013.

(Baca: Inflasi Pedesaan Melonjak pada November, Daya Beli Buruh Tani Turun)

Indef menilai penyerapan dana desa yang sebagian besar justru digunakan untuk membangun infrastruktur semakin memperkeruh keadaan. Harusnya dana tersebut digunakan untuk meningkatkan sektor-sektor produksi yang sesuai dengan karakteristik desa.

“Seharusnya dana desa digunakan untuk membuat aktivitas yang mampu melahirkan entrepreneurs baru,” kata Mirah.

Dana desa mulai diimplementasikan sejak 2015 dengan tujuan awal untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.  Realisasi dana desa hingga Agustus 2019 telah mencapai Rp 42,2 triliun atau 60,29% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang sebesar Rp 70 triliun.

Setiap tahunnya, pemerintah menargetkan alokasi dana desa selalu meningkat. Realisasi dana desa pada 2015 sebesar Rp 20,8 triliun atau 100% dari target dan Rp 46,7 triliun atau 99,4% dari target APBN 2016.

Pada 2017, realisasi dana desa sebesar Rp 59,8 triliun atau 99,6% dari target APBN 2017. Tahun lalu realisasi dana desa mencapai Rp 59,9 triliun atau 99,77% dari target APBN 2018. 

Sumber: katadata.id

Tags: Anggaran dana desaDampak dana desaKorupsi dana desa
102
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

2 minggu yang lalu
18
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

3 minggu yang lalu
25
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

1 bulan yang lalu
15
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

6 bulan yang lalu
45
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

7 bulan yang lalu
28
Dikungjungi Menteri Ekraf, SBY Umumkan Akan Gelar Pameran Tunggal dan Luncurkan Karya Seni Terbaru Akhir Tahun ini

Didukung Menteri Ekraf, SBY Akan Hadirkan Pameran dan Luncurkan Karya Seni Terbaru di Akhir Tahun

7 bulan yang lalu
42
Berikutnya
Desa Pujon Kidul, Sukses Kurangi Pengangguran dengan Dana Desa

Desa Pujon Kidul, Sukses Kurangi Pengangguran dengan Dana Desa

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.