Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Madura Bangkalan

UTM Buka Panggung Dunia Melalui TMIC 2025, Hadirkan Kolaborasi Akademik Global Dari Jepang Hingga Jerman

TwitterFacebookWhatsApp
Foto bersama peserta TMIC 2025 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Foto/Abdi)

Penanews.id,BANGKALAN – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menggelar ajang bergengsi internasional bertajuk 3rd Trunojoyo Madura International Conference (TMIC) 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Syaikhona Mohammad Kholil, Gedung Graha Utama, Lantai 10 itu mengusung tema Industry 5.0 Challenges: Technology, Collaboration, and Innovation for Social and Environmental Responsibility’.

Baca Juga:

Krisis Air Bersih Sampang, Ruang Sejahtera Distribusikan 1,2 Juta Liter Air

Pembangunan SDM Dimulai dari Pemenuhan Gizi

TMIC berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 29-30 Oktober 2025. Forum akademik berskala internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara, termasuk Jepang dan Jerman, untuk membahas kolaborasi riset dan inovasi dalam menghadapi tantangan era industri 5.0.

Wakil Rektor Univeristas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Dr. Achmad Amzeri, menegaskan TMIC merupakan wadah strategis untuk membawa hasil riset para dosen dan mahasiswa UTM menuju publikasi internasional bereputasi.

“Harapannya, riset-riset kita terutama yang berfokus pada isu kemaduraan, baik potensi, permasalahan, maupun kearifan lokal dapat dikenal oleh masyarakat internasional melalui proceeding atau jurnal terindeks Scopus,” ujarnya.

Prof. Amzeri menjelaskan, pelaksanaan TMIC kali ini juga menjadi bagian dari upaya UTM untuk memperkuat kinerja riset dan pemeringkatan internasional, seperti QS Ranking, Webometrics, dan THE Impact Rankings SDGs yang ditargetkan rampung pada tahun 2026.

“Output dari konferensi ini bukan hanya proceeding, tapi juga akan berdampak langsung pada peningkatan reputasi UTM di kancah global,” tambahnya.

Selain diikuti para dosen dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri, TMIC juga melibatkan mahasiswa melalui skema riset kolaboratif. Setiap penelitian wajib melibatkan minimal dua mahasiswa agar mereka dapat terlibat langsung dalam publikasi ilmiah.

Prof. Amzeri menjelaskan, hasil penelitian mahasiswa yang berhasil dipublikasikan di jurnal bereputasi bisa diakui sebagai pengganti tugas akhir.

Kebijakan ini selaras dengan Permendikbud Nomor 39 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi yang memberi ruang bagi pengakuan luaran non-skripsi, seperti karya ilmiah, kewirausahaan, hingga magang industri.

“Sekarang tugas akhir di UTM tidak harus berbentuk skripsi. Artikel ilmiah bereputasi, juara PKM, kewirausahaan, bahkan magang industri dengan predikat luar biasa bisa menjadi pengganti skripsi,” jelasnya.

TMIC 2025 menghadirkan pembicara internasional dari berbagai institusi ternama, di antaranya: Dr. Wahyu Rahmaniar, Institute of Science Tokyo, Japan, Dr. Mirjam Lücking – Ludwig-Maximilians-University Munich, Germany, dan Assoc. Prof. Sabaruddin Akhmad, Universitas Trunojoyo Madura, dan Dr. Iskandar Dzulkarnain – Universitas Trunojoyo Madura.

Prof Amzeri berharap kegiatan ini memperkuat jejaring riset global sekaligus mendorong kontribusi nyata UTM terhadap pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Dengan riset yang kuat dan publikasi yang luas, kita ingin Madura dikenal dunia bukan hanya dari budaya dan kulinernya, tetapi juga dari inovasi dan pemikiran akademiknya,” tegas Prof. Amzeri.

76
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Krisis Air Bersih Sampang, Ruang Sejahtera Distribusikan 1,2 Juta Liter Air

Krisis Air Bersih Sampang, Ruang Sejahtera Distribusikan 1,2 Juta Liter Air

1 minggu ago
34
Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

1 bulan ago
7
Bukan Jalan-Jalan, Ayah di Madura Ajak Anak 13 Tahun Keliling untuk Curi Motor

Bukan Jalan-Jalan, Ayah di Madura Ajak Anak 13 Tahun Keliling untuk Curi Motor

1 bulan ago
9
Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

8 bulan ago
23
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

8 bulan ago
103
Hadiri Parapatan Ranting, Ketua PSHT Sampang Tekankan Pentingnya Pengamalan Ajaran Organisasi

Hadiri Parapatan Ranting, Ketua PSHT Sampang Tekankan Pentingnya Pengamalan Ajaran Organisasi

10 bulan ago
56
Next Post
Ketua DPRD Sampang Tak Temui Massa Aksi, Korlap Sindir: Takut Namanya Dihapus dari Kartu Keluarga

Ketua DPRD Sampang Tak Temui Massa Aksi, Korlap Sindir: Takut Namanya Dihapus dari Kartu Keluarga

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In