
BANGKALAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Anggota MPR RI Hasani Bin Zuber dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).
Hasani mengatakan, pembangunan bangsa harus dimulai dari pembangunan manusia. Salah satu fondasinya adalah memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan yang bergizi dan cukup.
“Program Makan Bergizi Gratis harus kita lihat sebagai bagian dari investasi untuk masa depan bangsa. Anak-anak yang tumbuh sehat dan mendapatkan gizi yang baik akan menjadi generasi yang lebih siap untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi Indonesia,” kata Hasani.
Menurut dia, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan, khususnya Pancasila yang menempatkan kemanusiaan, keadilan sosial, dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian penting dalam kehidupan berbangsa.
“Nilai-nilai kebangsaan jangan hanya kita pahami secara teori. Nilai itu harus hadir dalam kehidupan masyarakat dan dirasakan manfaatnya, termasuk melalui program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Hasani juga menekankan pentingnya pelaksanaan MBG yang dilakukan secara baik, tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, pelaksana di lapangan, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya.
“Program sebesar ini tentu membutuhkan pengawasan dan kerja sama semua pihak. Yang paling penting adalah bagaimana program ini benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Ia berharap masyarakat turut memberikan dukungan sekaligus pengawasan agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan dan mencapai tujuan yang diharapkan.
“Semangat gotong royong harus kita kedepankan. Pemerintah menjalankan program, masyarakat ikut mengawal, dan semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan,” ujar Hasani.
Dalam konteks Empat Pilar Kebangsaan, Hasani menyebut pembangunan manusia melalui pemenuhan gizi merupakan bagian dari upaya mewujudkan cita-cita berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, generasi yang sehat dan berkualitas merupakan modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

