• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 7 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

Cerita Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan: Sesak Nafas Karena Gas Air Mata

  • Minggu, 2 Oktober 2022 21:09
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Polda Jatim Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan: Tak Ada Gas Air Mata ke Arah Tribun

Stadion Kanjuruhan Akan Diruntuhkan




Penanews.id, JATIM – Stadion Kanjuruhan disesaki penonton. Kurang lebih 42 ribu Aremania hendak menyaksikan laga Persebaya vs Arema FC. Salah satunya Tofan Zulkarnain. Malam itu ia duduk di Tribun 14.

Laga derby jatim ini pasti selalu berlangsung sengit. Green Force datang untuk mematahkan kutukan selama 23 tahun tak pernah menang di Kandang Arema. Sebaliknya tuan rumah, ingin terus mempertahankan rekor selalu menang atas Persebaya di Kanjuruhan.

Setelah 90 menit, Persebaya yang bermain tanpa dukungan langsung suporternya memenangkan laga itu dengan skor 3-2.

Sejumlah Aremania yang kecewa dengan hasil itu mulai memasuki lapangan. Dalam video yang banyak beredar, sejumlah suporter nampak mencari pemain Arema dan memukulnya.

Situasi puji tak terkendali. polisi menembakkan gas air mata, salah satunya ke arah tribun 14, tempat Tofan menonton pertandingan Derbi Jawa Timur.

Ia sempat mengalami sesak nafas karena menghirup gas air mata.

“Saya waktu itu tidak turun ke lapangan. Ada tembakan gas air mata ke arah saya,” ujarnya, Minggu (2/10/2022), dikutip dari kompas.cm.

Tofan kemudian mencoba menyelamatkan diri. Namun, ia mengaku kesulitan mendapatkan jalan keluar dari stadion.

“Waktu itu saya melihat ada korban lain yakni anak kecil tepat di sebelah saya. Sepertinya anak kecil itu selamat. Saya memang sulit bernapas karena gas itu,” ucapnya.

Karena mengalami gangguan pernapasan, Tofan dan kawannya dievakuasi ke rumah sakit.


Kisah lain dituturkan Doni, korban selamat lainnya dari tragedi Kanjuruhan Malang.

Doni mengatakan, kericuhan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Ia awalnya melihat dua suporter turun ke lapangan. Tak berselang lama, suporter lainnya mengikuti masuk ke lapangan. Polisi lantas menghalau massa yang turun memakai gas air mata.

“Awalnya gas air mata di lapangan dulu. Kemudian (ditembak) ke arah tribun pintu 12, saya sama lainnya di pintu 14, gas air matanya kena angin kan jadi nyebar,” ungkapnya.

Dia menuturkan, ada sekitar 20 orang di lingkungan rumahnya yang turut bertandang ke Stadion Kanjuruhan. Beberapa di antaranya anak kecil.

“Alhamdulillah selamat semua, tiga anak kecil. Termasuk anak saya laki masih 10 tahun sama yang perempuan tetangga umurnya hampir sama. Anak saya, saya tolong sampai buka pagar pembatas tribun yang di samping-samping mas,” tuturnya.

Malang pun berduka. Banyak penonton nasibnya tak sebaik Tofan dan Doni. Mereka tak selamat. Ratusan orang meninggal dunia diduga akibat sesak nafas karena gas air mata.

Tapi total jumlah korban simpang siur. Kapolda Jatim menyebut jumlahnya 127 orang. Namun ada yang melansir jumlahnya telah mencapai 174 orang.

Atas tragedi ini, Presiden Joko widodo telah meminta PSSI menghentikan Liga 1 sampai semua masalah diusut dengan tuntas.

EMbe

Tags: Jumlah korban stadion KanjuruhanRusuh kanjuruhan 2022Tragedi Kanjuruhan
105
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

5 bulan yang lalu
24
Kwarcab Bangkalan Lepas Kontingen Pramuka Garuda ke Perkemahan Kwarda Jatim di Coban Talun

Kwarcab Bangkalan Lepas Kontingen Pramuka Garuda ke Perkemahan Kwarda Jatim di Coban Talun

6 bulan yang lalu
105
Kompetisi Sepak Bola U-12 Bupati Cup 2025 Digelar di Bangkalan

Kompetisi Sepak Bola U-12 Bupati Cup 2025 Digelar di Bangkalan

7 bulan yang lalu
36
Agus Kurniawan Terpilih Aklamasi, Bawa Semangat Baru untuk Kebangkitan IPSI Bangkalan

Agus Kurniawan Terpilih Aklamasi, Bawa Semangat Baru untuk Kebangkitan IPSI Bangkalan

7 bulan yang lalu
97
HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

7 bulan yang lalu
129
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

8 bulan yang lalu
108
Berikutnya
Upaya Kriminalisasi Terungkap, Partai NasDem Percepat Umumkan Anies Baswedan Sebagai Capres

Upaya Kriminalisasi Terungkap, Partai NasDem Percepat Umumkan Anies Baswedan Sebagai Capres

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.