• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 5 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

Polisi Lepas Pemuda Madiun: Bukan Hacker Hanya Perjual Es di Pasar

  • Jumat, 16 September 2022 17:36
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Jual Channel Telegram ke Bjorka, Pemuda Madiun Jadi Tersangka Namun Tak Ditahan

Benarkah Pemuda yang Ditangkap di Madiun adalah Hacker Bjorka?

Ilustrasi



Penanews.id, MADIUN – Setelah seharian memeriksa MAH, polisi akhirnya melepaskan pemuda asal Madiun, Jawa Timur yang diduga sebagai sosok hacker bernama Bjorka yang sedang diburu pemerintah.

Polisj tentu salah tangkap. Sebab MAH hanyalah penjual es. Dia bukan hacker.


MAH ditangkap oleh Tim khusus pemburu hacker Bjorka yang dibentuk Presiden Jokowi, Senin lalu (12/9). Tim ini beranggotakan Kemenko Polhukam, BIN, BSSN, dan tim siber Mabes Polri.


Ia diringkus tim siber Mabes Polri di tempat kerjanya di Desa Banjarsari Kulon pada Rabu lalu (14/9). Kabarnya, MAH baru keluar ruangan interogasi lewat tengah malam.


Kepala Divisi Humas Polri Dedi Prasetyo mengonfirmasi penangkapan ini, namun belum memastikan apakah MAH adalah Bjorka.


“Untuk yang di Madiun sedang didalami terkait menyangkut masalah yang bersangkutan. Semua tim masih bekerja semuanya Timsus ini. Belum disimpulkan seperti itu [bahwa MAH adalah Bjorka] karena masih didalami oleh timsus. Saya tidak berkompeten menjelaskan sebelum timsus,” ungkap Dedi dilansir Detik.

Polisi sepertinya tidak perlu mengumumkan ke publik karena Bjorka yang asli sudah turun tangan memberikan respons. Lewat pengumuman di forum breached.to dan grup Telegram yang ia buat, Bjorka mengklaim belum tertangkap.

Bjorka yakin informasi terkait MAH didapat polisi dari laporan kelompok Dark Tracer. Menurut situs resminya, Dark Tracer adalah darkweb criminal intelligence alias jasa intelijen partikelir yang melayani kasus-kasus kriminal siber. 

Sembari menunggu konfirmasi polisi, testimoni warga dan keluarga cenderung menyanggah bahwa MAH adalah Bjorka.

Kepala Desa Banjarsari Kulon Bambang Hermawan menjelaskan MAH sehari-hari bekerja membantu orang tuanya berjualan es di pasar.

Sementara ibu MAH yang bernama Prihatin mengaku kaget dengan penangkapan ini, soalnya keluarga mereka adalah keluarga petani. Ia tak percaya anaknya punya kemampuan meretas.


MAH bukan pemuda pertama yang dituduh sebagai Bjorka. Hampir di saat bersamaan, seorang pemuda 17 tahun asal Cirebon berinisial MSF juga jadi sasaran kecurigaan warganet.

MSF mengetahui dirinya jadi salah satu tertuduh ketika akun anonim @volt_anonym membocorkan data pribadinya ke internet. Akun itu sekonyong-konyong saja menudingnya sebagai Bjorka.

Bingung dan takut karena dituduh, MSF mengambil keputusan yang sangat tidak Bjorka, yakni minta tolong ke Polres Cirebon. 


“Laporan belum ada. Cuma memang kemarin dia sempat minta perlindungan hukum kepada kita. Mungkin dia merasa ketakutan atau bagaimana. Saat ini, kami masih menunggu kedatangannya ke polres,” kata Kasat Reskrim Polres Cirebon Perida Apriani, Kamis (15/9).

MSF juga membuat video klarifikasi di akun Instagramnya buat menekankan bahwa ia bukanlah Bjorka.

Kepada wartawan, pemuda malang ini menceritakan kesehariannya yang jauh dari dunia retas-meretas, yakni menyelesaikan program Paket C karena dulu sempat putus sekolah.

Ia juga sedang belajar menyunting video sebagai tambahan keahlian. Saat artikel ini ditulis, akun tukang tuduh @volt_anonym sudah tidak bisa ditemukan.

EMbe

Tags: BjorkaBjorka ditangkapBjorka madiun dilepasHacker bjorka
76
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

8 bulan yang lalu
129
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

9 bulan yang lalu
108
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

9 bulan yang lalu
70
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

9 bulan yang lalu
52
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

10 bulan yang lalu
55
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

11 bulan yang lalu
111
Berikutnya
Beredar Video Warga Bator Datangi Polsek Klampis, Ini Penjelasan Camat!

Beredar Video Warga Bator Datangi Polsek Klampis, Ini Penjelasan Camat!

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.