
Penanews.id, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan tegas mengancam akan menutup tempat bermain anak Playtopia jika terbukti melakukan rasis.
Ancaman ini merupakan buntut insiden cucu Mensos Tri Rismaharini yang diduga mendapat perlakuan diskriminatif hingga diusir dari Playtopia gegara melepas masker saat bermain.
Bila terbukti bahwa apa yang memang terjadi saat itu adalah diskriminasi, Eri menegaskan dirinya tidak akan tinggal diam. Dia akan meminta tempat bermain itu ditutup.
“Kalau memang benar ada diskriminasi, ya, tutup aja. Nggak boleh Surabaya ada diskriminasi,” tegasnya saat ditanya wartawan di Balai Pemuda, seperti dilansir detikJatim.
Eri juga meminta tempat bermain lain di Surabaya tidak melakukan diskriminasi, terutama pada anak-anak.
“Saya begini, kalau terkait diskriminasi ya kita lihat dulu kejadiannya seperti apa. Tapi jangan pernah ada diskriminasi di Surabaya. Nggak boleh gitu,” kata Eri.
Diskriminasi itu terjadi Rabu malam, 31 Agustus 2022. Ketika itu, Cucu Risma bernama Luigi mengalami hal yang tak menyenangkan saat bermain di wahana Playtopia di Mall Ciputra World Surabaya. Dia diusir oleh petugas wahana karena tak memakai masker.
Pengusiran inipun viral setelah ayah Luigi, Fuad Benardi membagikan pengalaman tak mengenakkan itu di insta story instagramnya.
Dilansir detik.com, semula Fuad memaklumi tindakan petugas wahana itu karena sudah sesuai SOP yang berlaku di sana di mana semua pengunjung wajib memakai masker.
Luigi, kata Fuad, baru berusia 2 tahun dan memang agak tidak betah memakai berlama-lama masker. Istrinya, Erra Masita Maharani, sampai berulang kali memasangkan masker itu namun tak lama sudah terlepas lagi.
Fuad sebenarnya sempat risih dengan perilaku petugas wahana karena terus menguntit istri dan anaknya hanya karena masker.
Diperlakukan Berbeda
Kemarahan Fuad akhirnya memuncak ketika dia kembali wahana itu untuk menjemput anak sulungnya Gwen yang baru selesai bermain.
Dengan emosional dia memprotes petugas wahana karena di dalam dia melihat ada dua anak sedang bermain tanpa masker namun dibiarkan oleh petugas dan tanpa ada teguran seperti yang dia alami.
“Sama-sama bayar, tapi kok perlakuannya berbeda,” Ungkap Fuad.
Dikonfirmasi detik, pengelola wahan playtopia Surabaya enggan memberikan klarifikasi. Namun membenarkan peristiwa yang dialami cucu mantan walikota Surabaya itu.
Menurut mereka, yang berhak berkomentar adalah pengelola playtopia di Jakarta.
EMbe







