
Penanews.id, MAKASSAR – Senjata api yang digunakan SR, oknum polisi, untuk membunuh pegawai Dinas Perhubungan Makassar, Najamuddin Sewang dibeli dari salah seorang jaringan teroris.
Dilansir CNNIndonesia.com, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan SR membeli senpi itu secara online.
“Setelah kita telusuri ternyata penjual senjata ini merupakan jaringan teroris yang memang menjual senjata tersebut,” kata Budhi.
Budhi memastikan meskipun SR anggota polisi, dia tetap akan diproses sesuai aturan seperti tersangka lainnya.
” Kami akan proses dan akan mendapatkan sanksi yang berat disamping hukuman pidana kita lakukan juga proses kode etik,” katanya.
Menurut Budhi polisi SR berasal dari daerah yang sama dengan Kasatpol PP Makassar, Muhammad Iqbal Asnan yang ternyata berada dibalik pembunuhan terdahap Najamuddin Sewang. Unsur kedaerahan inilah yang membuat SR ikut melakukan pembunuhan.
“Karena eksekutor ini satu daerah dengan otak. Karena merasa ikut sakit hati waktu otak pelaku disakiti oleh korban sehingga mau melakukannya. Bukan untuk membayar tapi ucapan terimakasih uang Rp85 juta itu,” ujarnya.
Selain Kasatpol PP dan SR, ada tiga orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan yang dilatari cinta segitiga ini yaitu GA, AS, serta SH.
EMbe







