
Penanews.id, SAMPANG – Suasana haru dan gembira menjadi pemandangan yang bercampur aduk terlihat di ruangan SMA Negeri 1 Ketapang kabupaten Sampang.
Hal itu terjadi saat prosesi serah terima jabatan (Sertijab) dari Mashudi Hadiwijaya, S.Pd., M.Pd. kepada Plt. Kepala sekolah yang baru yaitu Moh. Sulaiman, S
Pd., M.Si., Rabu (2/3/2022).
Setelah 8 tahun menjadi kepala sekolah SMA Negeri 1 Ketapang, Mashudi kini dimutasi menjadi kepala seksi sekolah menengah atas pada cabang dinas pendidikan provinsi Jawa Timur wilayah kabupaten Sampang.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Mashudi tersebut menyampaikan permintaan maaf sekaligus berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantunya selama menjabat sebagai kepala sekolah SMA Negeri 1 Ketapang.
Mashudi mengatakan, bahwa sebagai manusia, dirinya tak mungkin luput dari kekurangan. Maka atas dasar itulah kemudian ia meminta kepada kepala sekolah yang baru agar bisa menutupi kekurangan-kekurangan tersebut dan melengkapi dengan kelebihan yang dimiliki oleh Sulaiman.
“Saya juga manusia, tentunya pasti punya kekurangan, oleh sebab itu tolong dimaafkan. Dan untuk kekurangan itu, semoga dapat dilengkapi oleh bapak kepala sekolah yang baru nantinya,” Ucapnya
Lebih lanjut Mashudi menyampaikan, bahwa pihaknya akan tetap membantu SMA Negeri 1 Ketapang walaupun sudah tidak sebagai kepala sekolah lagi. Sebab, dalam tugas baru yang diembannya, SMA 1 Ketapang masuk dalam sekolah binaannya.
Tak hanya itu, Mashudi juga menceritakan pengalamannya dalam upaya mendukung program pemerintah. Salah satunya yaitu keberhasilannya dalam melaksanakan vaksinasi pertama bagi siswa di tingkat SMA.
“Mohon ijin pak kacab, sambil lalu laporan. Bahwa di SMA 1 Ketapang itu selalu terlibat aktif dalam setiap program pemerintah, bahkan menjadi SMA pertama dalam pelaksanaan vaksinasi,” Tegasnya.
Ditempat yang sama, Moh. Sulaiman mengakui bahwa keberhasilan yang dicapai oleh kepala sekolah sebelumnya merupakan capaian yang luar biasa. Dan dirinya merasa, bahwa hal itu amat sulit dicapai atau dipertahankan.
Seban, Sulaiman hanya sebagai pelaksana tugas dan masih punya tanggung jawab di sekolah lain. Oleh sebab itu, dirinya berharap, agar segera turun surat keputusan (SK) pengangkatan kepala sekolah yang definitif. Sehingga, sekolah yang sudah maju tersebut dapat diurus dengan baik tanpa harus terbagi dengan sekolah lain.
“Menuurt saya capaian pak Mashudi ini luar biasa, sulit untuk dipertahankan atau ditingkatkan. Apalagi, saya hanya Plt. di sini. Oleh karenanya, saya berharap agar segera turun SK kepsek yang definitif. Sehingga kepseknya tidak harus terpecah untuk mengurus di 2 sekolah sekaligus.” Tuturnya.
Sementara itu, kepala cabang dinas pendidikan provinsi Jawa Timur wilayah kabupaten Sampang Ali Afandi berharap, agar siapapun yang menjadi kepala sekolah, mampu membawa SMA Negeri 1 Ketapang semakin baik dan maju.
Pihaknya juga mengakui bahwa, pelaksana tugas memang tidak dapat membuat kebijakan yang strategis. Namun, dirinya tetap meminta agar yang ditunjuk sebagai Plt kepala sekolah terus berinovasi dan membawa SMA 1 Ketapang semakin baik lagi.
“Memang, Plt itu tidak dapat membuat kebijakan yang strategis. Tapi saya harap kepada bapak Sulaiman agar tetap berkomitmen untuk berinovasi dan membawa SMA 1 Ketapang semakin baik lagi.” Tuturnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, kepala cabang dinas pendidikan provinsi Jawa Timur wilayah kabupaten Sampang, Pengawas Sekolah, Komite, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Ketapang, tokoh masyarakat seluruh dewan guru dan siswa sekolah tersebut.
YON





