• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 27 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Sumenep

Keseruan Bupati Sumenep Panen Raya Bawang Merah

  • Rabu, 2 Maret 2022 16:48
FacebookTwitterWhatsApp

BAWANG MERAH : Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama jajaran Forkopimda, Kepala BPS, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan Sumenep, dan Camat Rubaru. (FOTO Busri Toha / PENANEWS.ID)



Penanews.id, SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi menghadiri dan ikut panen raya Bawang Merah di Dusun Batoguluk, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Rabu 02 Maret 2022.

Kedatangan orang nomor satu di Sumenep ini, disambut hangat oleh warga. Pasalnya, Bupati langsung ke lahan pertanian dan ikut panen Bawang merah berbaur dengan masyarakat setempat yang sedang panen Bawang merah.

Hadir dalam panen raya bersama petani, Bupati Achmad Fauzi didampingi oleh jajaran Forkopimda, Kepala BPS, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan Sumenep, dan Camat Rubaru.

Pantauan di lokasi, di sela-sela panen bawang merah, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu tampak berbincang dengan para petani. Bahkan, ia langsung memberikan topi yang dipakai saat diminta oleh petani.

Suami Nia Kurnia menanyakan mengenai harga bawang merah saat ini di tingkat petani, apakah sudah sesuai dengan yang mereka harapkan atau belum.

“Kehadiran kami di sini hari ini, pada dasarnya, ingin memastikan, apakah di awal musim panen bawang tahun ini sudah sesuai harapan petani atau seperti apa,” katanya.

Dia menjelaskan, berdasarkan pengakuan petani, harga bawang merah di tingkat petani saat ini berkisar antara Rp 23 ribu sampai Rp24 ribu per kilo.

“Tadi sudah disampaikan sendiri oleh petani, saat ini harganya antara 23 sampai 24 ribu. Artinya ini sudah harga tertinggi di tingkat petani. Ini patut kita syukuri, dan semoga ke depan harga ini bisa terus stabil,” katanya.

Lebih lanjut Bupati Sumenep menyampaikan, program pengembangan bawang sekarang merupakan program Upland yang bekerjasama dengan dinas pertanian dan dinas yang berkaitan lainnya.

“Kita memastikan pangsa pasar bawang merah ini akan diminati oleh luar negri, terutama nanti pangsa pasarnya akan tembus Timur Tengah, karena bawang merah hasil pertanian di Desa Basoka ini cukup bagus kualitas nya,” sambungnya.

Sementara, Kepala Desa Basoka, Achmad Suhdi mengaku sangat bangga atas perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, sehingga meluangkan waktunya hadir dan ikut panen Bawang merah bersama dengan masyarakat.

“Kualitas Bawang merah varietas Rubaru, memang sudah diakui banyak kalangan. Kelebihannya, aromanya lebih khas, tahan penyakit dan hama, sehingga Bawang nya lebih tahan lama saat disimpan,” pungkasnya. (sri)

Baca Juga:

Bupati Achmad Fauzi dan DPK Sumenep Kompak Sapa Komite, Berikut Isinya

Survei: Bupati Sumenep Masuk Calon Kuat Wakil Gubernur Jatim

Tags: Bawang Alas RajehBawang MerahBawang merah basokaBupati Sumenep Ahmat Fauzi
70
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

5 bulan yang lalu
22
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

7 bulan yang lalu
106
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

11 bulan yang lalu
44
Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

3 tahun yang lalu
116
Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

3 tahun yang lalu
79
Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

3 tahun yang lalu
838
Berikutnya
Di Bangkalan, Baru 10 Desa Yang Mengajukan APBDes, Kenapa?

Di Bangkalan, Baru 10 Desa Yang Mengajukan APBDes, Kenapa?

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.