
Foto: Situasi rapat paripurna LKPJ Bupati di Gedung DPRD Sumenep
Penanews.id, SUMENEP – Panitia Khusus (Pansus) laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kabupaten Sumenep, Madura mendorong eksekutif untuk lebih kreatif dan inovatif dalam segala lini. Itu dilakukan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) setiap tahun.
Ketua Pansus LKPJ Bupati Sumenep Dul Siam melalui juru bicara Ach. Naufil mengatakan, sumber pendapatan setiap tahun kata dia cenderung bersifat pasif.
Meski kata dia tahun 2020 PAD mengalami peningkatan sekitar 15,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Peningkatannya sih sudah lumayan, tapi yang kami sayangkan komponen PAD di tahun 2020 ini masih bertumpu pada pajak dan bagi hasil, dan ini kedepan bisa menyusut,” kata Naufil.
Sumber pendapatan itu kata dia hampir sama dengan sumber pendapatan tahun-tahun sebelumnya.
Oleh sebab itu pihaknya meminta Pemkab Sumenep untuk lebih kreatif dan inovatif lagi memberdayakan segala potensi sumber daya alam yang dimiliki Kota Keris ini. Sehingga Sumenep bisa menjadi kabupaten yang mandiri.
“Kalau sudah mendiri maka bisa mengurangi ketergantungan kepada pemerintah pusat, ini sebenarnya yang dicita-citakan kami selama ini,” jelas dia.
Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir menyampaikan bahwa rekomendasi tersebut diberikan kepada pemerintah sebagai acuan dalam rangka pembenahan kedepan.
“Jadi hasil dari kerja Pansus LKPJ ini akan menjadi pedoman bapak Bupati dan wakil Bupati, langkah apa yang harus dilakukan oleh semua. Tidak hanya infrastuktur tapi juga pendidikan, pelayanan rumah sakit dan keehatan termasuk juga bantuan terhadap orang miskin,” jelas Hamid.
Selain itu, lanjut Hamid, termasuk pengelolaan pasar menjadi rekomendasi yang harus dilaksanakan perubahannya.
“Makanya Pansus tidak memberikan nilai apapun, hanya sebuah rekomendasi . Karena memang regulasinya seperti itu,” jelas dia.
JND






