• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 15 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Kabar Dua SDM PKH Bangkalan Resign Usai Lolos Sleksi PPK, Bawaslu: KPU Harus Memastikan

  • Sabtu, 24 Desember 2022 00:28
FacebookTwitterWhatsApp
Ketua Bawaslu Bangkalan Ahmad Mustain Shaleh (Foto/Abdi)

Penanews.id, BANGKALAN- Dua (2) SDM Pendamping PKH di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur dikabarkan mengundurkan diri usai dinyatakan lolos sleksi rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Bangkalan, Wibagio Hartanta. Menurut dia, surat pengunduran diri kedua SDM PKH itu telah Ia tandatangani, kemudian dikirim ke Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

Baca Juga:

. . .

“Sudah mengajukan pengunduran diri, iya sudah,” kata dia kepada Penanews.id di Pendopo Pratanu Pemkab Bangkalan. Jumat, 23 Desember 2022.

Menurut Wibagio, Kedua SDM PKH yang mengundurkan diri itu berasal dari Kecamatan Tragah dan Galis. Data yang dimiliki Penanews.id, kedua pendamping itu namanya adalah Hajatulloh dan Fatoni.

“Rekomendasi pengunduran diri telah kita kirim ke Kemensos. Tinggal menunggu keputusan dari sana,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangkalan, Ahmad Mustain Shaleh, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan apakah pendamping PKH yang lolos jadi penyelenggara pemilu  itu telah resign atau belum.

“Ini masih ada kesempatan sebelum pelantikan tanggal 4 Januari besok, harus dipastikan, minimal surat resign nya sudah ditangan KPU sebelum dilantik,” pinta dia.

Mustain bilang, SDM PKH kode etiknya jelas melarang menjadi penyelenggara Pemilu. Sebelum pelantikan terlaksana, Ia meminta KPU agar memastikan surat keterangan  pengunduran diri dari Kemensos itu benar adanya.

“Kalau PKH kan jelas melarang instansinya. Maka harus dipastikan memundurkan diri,” tegas dia.

Tak hanya soal Pendamping PKH, Mustain juga menyinggung soal anggota PPK yang lolos sleksi memiliki profesi lain, misalnya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan THL. Meski tidak dilarang menjadi anggota PPK, Ia meminta KPU memastikan bahwa instansi yang menaungi telah mengeluarkan surat rekomendasi.

“Rekomendasi dari atasan soal PNS dan THL juga harus jelas, mumpung masih ada waktu sebelum pelantikan,” ujar dia.

Kemudian Mustain menyinggung Undang- Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Menurut dia, penyelenggara Pemilu dituntut bekerja dengan penuh waktu.

“Sebenarnya undang-undang nomor 7 diatur, agar membedakan dan bekerja dengan penuh waktu sebagai penyelenggara pemilu,” ucap dia.

Mustain mengaku telah memberikan saran dan masukan kepada KPU sebelum pelaksanaan rekrutmen PPK agar yang memiliki profesi ganda dipastikan kesanggupannya.

“KPU beralasan tidak diatur. Iya itu benar. Meski tidak diatur, kita harus melihat aturan lain di lembaga lain,” kata dia.

Untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu, Mustain meminta tidak mengabaikan aturan lembaga lain, misalnya pendamping desa dan PKH yang melarang SDM pendamping menjadi penyelenggara pemilu.

“Pastikan mereka sudah mendapat surat pengunduran diri dari lembaga lain kalau mereka memilih dilantik jadi PPK, termasuk ASN, THL, P3K, itu juga ada persyaratan rekomendasi dari atasan,” tutup dia.

Abdi

Tags: Bawaslu: KPU Harus MemastikanKabar Dua SDM PKH Bangkalan Resign Usai Lolos Sleksi PPK
189
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Most bet Secimleri ile Ugurlu Bahis Ucun

4 hari yang lalu
3

Alev casino güncel giriş linkiyle hızlı ve kolay erişim

4 minggu yang lalu
5

845126251779325975

4 minggu yang lalu
6
Bhinneka Tunggal Ika Kunci Redam Intoleransi di Era Politik Identitas

Bhinneka Tunggal Ika Kunci Redam Intoleransi di Era Politik Identitas

3 bulan yang lalu
34
Hasani bin Zuber: Nasionalisme Perlu Adaptif di Tengah Arus Budaya Pop Global

Hasani bin Zuber: Nasionalisme Perlu Adaptif di Tengah Arus Budaya Pop Global

3 bulan yang lalu
33
Gadis Asal Kwanyar Bangkalan Lapor Polisi Usai Mengaku Jadi Korban Persetubuhan

Gadis Asal Kwanyar Bangkalan Lapor Polisi Usai Mengaku Jadi Korban Persetubuhan

3 bulan yang lalu
207
Berikutnya

RSUD Syarifah Ambami Bangkalan Alami Lonjakan Pasien

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.