• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 16 Januari 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Entertainment

Korea Utara Tembak Mati Dua Remaja Karena Menonton Drakor

  • Senin, 5 Desember 2022 10:08
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Gudang Bisnisnya Terbakar di Sumenep, Warga Korea Utara Rugi Rp 1 Miliar





Penanews.id, JAKARTA – Peristiwa ini bikin dahi berkerut. Di Korea Utara, dua remaja telah dieksekusi mati oleh pemerintah karena kedapatan menonton dan mendistribusikan film drama Korea Selatan (Korsel). keduanya masih berumur 16 dan 17 tahun.


Eksekusi Ini terjadi di Hyesen. Penduduk bahkan diminta berkumpul berkelompok di landasan untuk melihat dua remaja itu ditembak.


Kejadian sebenarnya berlangsung Oktober. Kala itu, dua remaja ini kedapatan mencoba menjual thumb drive berisi media selundupan di pasar lokal.


Aktivitas keduanya tertangkap mata-mata. Ini kemudian berujung dengan pelaporan ke polisi.


Bagi Pemerintah Kim Jong Un menyebut yang dilakukan sebagai hal jahat. Otoritas pun dilaporkan memaksa warga lain untuk melihat video eksekusi itu.


“Mereka yang menonton atau mendistribusikan film dan drama Korsel, dan mereka yang mengganggu ketertiban sosial dengan membunuh orang lain, tidak akan diampuni dan akan dihukum hukuman mati maksimum,” jelas warga lain.

Perlu diketahui, eksekusi semacam itu jarang terjadi di Korut. Pihak berwenang biasanya akan menggunakan eksekusi untuk menakut-nakuti orang agar berperilaku seperti yang mereka inginkan.


Eksekusi terjadi sekitar seminggu setelah pihak berwenang mengadakan pertemuan publik untuk memberitahu publik bahwa mereka akan bersikap keras terhadap kejahatan yang melibatkan media asing. Ini utamanya yang melibatkan Korsel.


Dalam beberapa tahun terakhir, film Korsel dan Barat, serta musik dan acara TV, telah menyebar ke seluruh Korut melalui USB flash drive dan kartu SD yang mudah disembunyikan. Penyelundup membawa data film dan musik itu dari China dan kemudian didistribusikan dari warga.

Korut menjadi semakin khawatir tentang budaya Korsel yang disebut dekaden dan anti-revolusioner. Beberapa laporan RFA selama beberapa tahun terakhir telah mendokumentasikan upaya pihak berwenang untuk memeranginya dengan secara acak menyita smartphone dan memberikan hukuman keras kepada pelanggar.


Menurut sumber Hyesan, warga yang ketahuan menonton film asing akan dikirim ke pusat tenaga kerja disiplin. Jika mereka tertangkap lagi, mereka akan dikirim ke kamp kerja paksa pemasyarakatan selama lima tahun bersama orang tua mereka.


“Tapi jika mereka ketahuan mendistribusikan atau menjual film Korsel, mereka bisa menghadapi hukuman mati, meski mereka masih di bawah umur,” kata warga Hyesan dilansir CNBC Indonesia.

EMbe

Tags: Bahaya drakorDrama KoreaEksekusi mati korutKorea Utara
122
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Tips Membeli Motor Seken, agar Tak Boncos

Tips Membeli Motor Seken, agar Tak Boncos

2 bulan yang lalu
11
Kisah Andika Kangen Band: Dari Terpuruk hingga Bangkit Kembali dengan Bantuan Ruben Onsu

Kisah Andika Kangen Band: Dari Terpuruk hingga Bangkit Kembali dengan Bantuan Ruben Onsu

11 bulan yang lalu
167
Mengapa Rumah Zaman Kolonial Terasa Lebih Sejuk Meski Tanpa AC? Ini Alasannya

Mengapa Rumah Zaman Kolonial Terasa Lebih Sejuk Meski Tanpa AC? Ini Alasannya

12 bulan yang lalu
72
Keanu Reeves: Sosok Malaikat di Balik Layar

Keanu Reeves: Sosok Malaikat di Balik Layar

12 bulan yang lalu
137
7 Fakta Menarik tentang Jamrud, Band Rock Legendaris Indonesia

7 Fakta Menarik tentang Jamrud, Band Rock Legendaris Indonesia

1 tahun yang lalu
378
Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

1 tahun yang lalu
55
Berikutnya
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UTM Mengadakan Sosialisasi E-Commerce

Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UTM Mengadakan Sosialisasi E-Commerce

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.