• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 4 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

30 Jaksa Kasus Ferdy Sambo Dikarantina dan HP Disadap, Pengacara Brigadir J: Jangan Sampai Terima DOA ‘Dorongan Amplop’

  • Sabtu, 1 Oktober 2022 18:29
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Anggaran Belanja Bulanan Keluarga Ferdy Sambo Rp 600 Juta?

Ferdy Sambo Minta Maaf ke Keluarga Brigadir Yosua, Tapi Tetap Keukeuh Istrinya Tidak Bersalah

Ilustrasi



Penanews.id, JAKARTA –  30 Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan menangani kasus Ferdy Sambo Cs menjalani karantina khusus di safe house.

Langkah ini diambil Kejaksaan Agung, guna menghindari menjaga profesionalitas dan mencegah upaya intervensi hukum oleh pihak tertentu.

“Dalam rangka memastikan Tim JPU bekerja dengan baik, profesional aman, untuk memudahkan koordinasi dan untuk menghindari alasan-alasan teknis dalam proses penuntutan,” kata Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simajuntak dilansir suara.com.

Selama karantina, kata Barita, telepon para Jaksa juga disadap.

“Dalam kasus ini jadi hal yang harus menjadi perhatian antara lain menjaga, melindungi para jaksa yang bertugas agar bekerja dengan profesional dan berintegritas,” jelasnya

Tanggapan Kamarudin Simanjuntak

Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak  mendukung upaya Kejaksaan Agung (Kejagung) menempatkan 30 Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J di safe house.

“Memang brutal kalau bisa JPU ini diamankan supaya steril. Jangan sampai mereka nanti terkontaminasi menerima ‘doa’ (Dorongan Amplop), itu bahaya,” kata Kamarudin kepada wartawan di Slipi, Jakarta Barat, Kamis (29/9/2022).


Hal itu dikatakan Kamaruddin sangat penting guna mengantisipasi adanya gratifikasi kepada para jaksa. 

“Jadi kalau bisa dikarantina. Kalau istilahnya supaya terbebas dari virus-virus ‘doa’ dorongan amplop),” tegasnya.


EMbe


Tags: 30 jpu dikarantinaFerdy sambo tersangkaKamarudin simanjuntakKejaksaan Agung
161
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

8 bulan yang lalu
129
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

9 bulan yang lalu
108
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

9 bulan yang lalu
70
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

9 bulan yang lalu
52
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

10 bulan yang lalu
55
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

11 bulan yang lalu
111
Berikutnya
Rusuh di Kanjuruhan,  Tewaskan 172 Orang

Rusuh di Kanjuruhan, 127 Orang Meninggal Dunia

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.