• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 19 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

Karena Corono, Antrean Haji di Jawa Timur Tembus 1 Juta Orang

  • Kamis, 7 April 2022 16:23
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Arab Saudi Cabut Aturan Prokes, Haji dan Umrah Kembali Normal

Biaya Haji 2022 Diusulkan Rp 45 Juta

Ilustrasi Haji


Penanews.id, SURABAYA – Dua tahun tertunda karena corona, Daftar tunggu calon jemaah haji Jawa Timur yang menanti keberangkatan kini mencapai 1.096.000 orang.

Jumlah ini setara seperlima dari total 5.100.000 jemaah seluruh Indonesia yang menanti pemberangkatan ke tanah suci.

Dilansir CNN Indonesia, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Jawa Timur, Husnul Maram mengatakan antrean paling lama bagi jemaah haji asal Jatim yakni 32 tahun.

“Berangkatnya ada yang 32 tahun lagi, ada yang 40 tahun lagi. Tapi untuk Jawa Timur, paling lama berangkat 32 tahun lagi,” ujar Husnul.

Jika kuota dari Kerajaan Arab Saudi sudah jelas didapatkan, dan jumlahnya 100 persen seperti 2021 yakni 231.000, maka Jatim diperkirakan bakal mendapat jatah 35 ribu jemaah. Sejauh ini para jemaah masih cemas menunggu kepastian.

“Sampai sekarang ini jumlah calon jamaah haji asal Jatim yang sudah melunasi sejak dua tahun lalu yang kemudian pemberangkatannya ditunda, total ada 33 ribu jemaah.Tahun ini mereka menginginkan bisa berangkat semua,” kata Husnul.

Dia mengatakan seluruh persiapan sudah rampung. Mulai dari paspor, akomodasi, asrama haji dan urusan lain sudah rampung. Hanya tinggal menunggu kepastian.

“Untuk administrasi dan lain sebagainya juga sudah, sekitar 95 persen sudah siap,” ucapnya.

Hotel Asrama Haji (HAH) Sukolilo, Surabaya juga bakal dinonaktifkan sebagai lokasi karantina atau isolasi terpusat (isoter) pasien covid-19. Hal itu menyusul kabar pemberangkatan haji akan kembali dilakukan usai dua tahun terhenti.

Kepala UPT Asrama Haji Surabaya Sugianto mengatakan gedung telah dikosongkan. Tak ada pula pasien sejak dua pekan lalu.

“Dinonaktifkan jelang ibadah haji,” kata Sugianto, Selasa (5/4).

Hotel Asrama Haji akan berhenti menjadi lokasi isolasi terpusat, lantaran akan difungsikan sebagai tempat menginap jemaah haji sebelum berangkat ke tanah suci.

Selama digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 terdapat dua gedung yang difungsikan sebagai tempat karantina pasien, yakni di Gedung Zam-zam dan Shofa. Dalam waktu dekat dua gedung itu pun akan disterilkan terlebih dahulu.

“Total, daya tampung di dua gedung itu 600 orang,” ucapnya.

EMbe


Tags: Biaya hajiDaftar tunggu haji di JatimGagal naik haji tahun 2021kabar haji terbaru
70
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

7 bulan yang lalu
128
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

7 bulan yang lalu
106
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

7 bulan yang lalu
64
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

7 bulan yang lalu
47
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

8 bulan yang lalu
51
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

9 bulan yang lalu
105
Berikutnya
Ogah bahas RUU Uang Kartal, Anggota DPR Akui Butuh ‘Money Politics’

Ogah bahas RUU Uang Kartal, Anggota DPR Akui Butuh 'Money Politics'

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.