• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 27 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Sumenep

Polres Sumenep Tangkap Pembuat Video Hoak Warga Meninggal Karena Vaksin

  • Senin, 12 Juli 2021 18:55
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, SUMENEP – Polres Sumenep, Madura menangkap Muksi pembuat sekaligus penyebar video penyebab kematian warga karena vaksin Covid-19 yang disebar luaskan melalui media sosial.

Pemuda asal Dusun Benusan, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Sumenep itu ditangkap pasca membuat dan menyebarkan video dirinya yang menyatakan Seniwati (43) meninggal dunia akibat Vaksin Covid-19.

Baca Juga:

Tragedi Sapeken: Suami Bunuh Istri Lalu Dikubur di Pantai

Cerita Kasat Lantas Polres Sumenep Bertemu Orang Tua Korban Laka Lantas

Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya mengatakan, penyebab kematian wanita asal Dusun Benusan, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Sumenep itu bukan karena efek vaksin. Sehingga dipastikan keterangan dalam video tersebut tidak benar.

“Video tersebut murni adalah sebuah kebohongan dan Hoaks, maka dari itu kami lakukan penahanan kepada terduga karena dia menjadi penyebab keresahan masyarakat dengan menyebarkan berita bohong,” katanya, sebagaimana rilis di group Whatsapp Mitra Humas Polres Sumenep.

Menurutnya, selama ini Seniwati belum melakukan vaksinasi. Oleh karena itu sebagai tindakan pihak Polres Sumenep melakukan penangkapan kepada pembuat sekaligus penyebar video tersebut.

“Jika Video itu dibiarkan menyebar terus menerus untuk meracuni masyarakat, maka sudah bisa dipastikan akan mengundang keresahan dan ketakutan masyarakat. Seolah- olah itu adalah video kebenaran bahkan masyarakat pasti akan menyalahkan pemerintah, padahal faktanya dia tidak pernah melakukan Vaksinasi,” ucapnya.

Apalagi kata Kapolres, pihak keluarga telah mengklarifikasi jika video yang tersebar itu tidak benar. “Pada Sabtu, (10/07/2021) pihak keluarga korban almarhum Seniwati mengklarifikasi dan menyatakan bahwa video tersebut tidak benar,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, Muksi dijerat dengan Pasal 45a ayat 1 jo pasal 28 ayat 1 tahun 2016 ttg perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 Tentang UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun Penjara dan dilakukan penahanan sejak, Minggu, (11/07/2021).

Bukan Karena Vaksin, Begini Kronologi Meninggalnya Warga Gapura

Seniwati dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, (10/07/2021) di Puskesmas Gapura Sumenep setelah menjalani perawatan medis sejak Jumat, (09/07/2021) sekitar pukul 18.30 Wib dengan keluhan awal badannya terasa panas.

“Alm Ibu Seniwati tersebut sebelumnya punya riwayat Sakit Tipus dan Kolesterol. Namun pada hari Jumat pada 09 Juli 2021 tepatnya pada pukul 18.30 masuk ke Puskesmas dengan keluhan badan panas. Setelah di Cek oleh piket Puskesmas lalu di suruh masuk kamar, dan rencananya mau di rujuk ke RSUD Moh. Anwar Sumenep sembari menunggu tempat/ruangan yang kosong,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya.

Kemudian kata Rahman, keesokan harinya, Sabtu, (10/07/2021) sekitar pukul 08.00 Wib wanita itu dinyatakan meninggal dunia. Jasadnya dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulance.

“Rencana mau di rujuk ke RSUD Sumenep, namun Allah SWT berkata lain sehingga almarhum Seniwati meninggal di Puskesmas,” terangnya.

Nah saat kedatangan jenazah itu, Muksi membuat video yang menyatakan korban vaksin. Video itu kemudian disebar luaskan melalui media sosial hingga Muksi ditangkap Polisi. “Korban vaksin, korban vaksin gaes,” begitu kata Muksi dalam video tersebut.

JND

Tags: Berita hoaxPemuda Sumenep di tangkap polisiPenyebar berita hoaxPenyebaran berita HoakPolres SumenepSatgas covid-19 SumenepSumenepvaksinasi covid-19
113
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

5 bulan yang lalu
22
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

7 bulan yang lalu
106
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

11 bulan yang lalu
44
Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

3 tahun yang lalu
116
Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

3 tahun yang lalu
79
Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

3 tahun yang lalu
838
Berikutnya
Curi Tablet Milik Sekolah, Dua Pemuda di Bangkalan Di Ringkus Polisi

Curi Tablet Milik Sekolah, Dua Pemuda di Bangkalan Di Ringkus Polisi

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.