• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 30 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Sumenep

Doa Bersama dan Potong Sapi, Cara Warga Sumenep Cegah Corona, Begini Sejarahnya!

  • Jumat, 9 Juli 2021 12:30
FacebookTwitterWhatsApp
proses saat penyembelihan satu ekor sapi jantan di dusun mungguk, Desa juruan daya, kecamatan batupitih, kabupaten Sumenep

Penanews.id, SUMENEP – Wabah Covid-19 terus menghantui mental warga hingga menyebakan warga panik. Berbagai macam cara dilakukan untuk mengusir wabah penyakit mematikan itu. Mulai dari memperketat penerapan protokol kesehatan hingga ritual keagamaan dilakukan masyarakat.

Seperti yang dilakukan warga Dusun Mungguk, Desa Juruan Daya, Kecamatan Batupitih, Sumenep, Jumat, (09/07/2021) pagi. Masyarakat berkumpul dihalaman terbuka untuk melaksanakan doa bersama dalam rangka meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa agar penyakit yang diturunkan ke Bumi, termasuk Covid-19 segera dimusnahkan.

Baca Juga:

Gerbang Tani dan Gemasaba Berikan Mandat Syaiful A’la Nyaleg 2024

Desak Polisi Usut Berita Hoax, Ratusan Kader PMII Demo Polres Sumenep

Setelah doa bersama selesai, dilanjutkan dengan penyembihan satu ekor sapi jantan. Sapi tersebut didapat dengan cara patungan dari warga yang ada di Dusun Mungguk, Desa Juruan Daya, Kecamatan Batupitih, Sumenep. Setiap warga dimintai sumbangan sebesar Rp20 ribu.

Upaya tersebut dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama dan dipimpin oleh Kepala Dusun M. Suki Fath, dan Asnawi ditunjuk sebagai koordinator. “Setiap warga dimintai sumbangan, jika dalam satu KK (kepala keluarga) tersapat lima orang, maka sumbangan jumlahnya Rp100 ribu,” kata Mohammad Masno, salah satu tokoh Pemuda Dusun Mungguk, Desa Juruan Daya, Kecamatan Batupitih, Sumenep,

Pelaksanaan doa bersama kata Masno, dipimpin oleh tokoh agama dari luar desa, yakni K. Fathorrahman. Pengasuh Pondok Pesantren Atta’awun, Desa Legung Barat, Kecamatan Batang-batang, Sumenep. “Jadi doa bersama ini digelar untuk keselamatan bersama. Semoga kita terhindar dari wabah Covid-19 maupun dari penyakit yang lain,” jelas dia.

Upaya itu kata dia bermula berdasarkan iktikad warga. Dimana kata dia bersasarkan literatur yang mereka baca penyakit mematikan juga pernah terjadi pada zaman Nabi Isa AS. Setelah itu Nabi Muhammad SAW langsung bersujud kepada Allah dan bertanya apakah umatnya akan mengalami nasib serupa dengan umat Nabi Isa. Kemudian Allah melalui Malaikat Jibril memberi tahu Rasulullah bahwa umatnya tidak akan ditimpakan wabah serupa dan disarankan membaca doa khusus dan meniupkannya di kepala hewan jantan yang akan disembelih.

“Sesuai kemampuan keuangan, maka warga menyembelih satu ekor sapi untuk saat ini,” jelas dia.

Proses penyembelihan kata Masno sama dengan prosesi penyembelihan hewan pada umumnya. Namun, tempat penyembelihan dilakukan ditempat yang telah disepakati warga, yakni di jalan simpang empat yang ada di dusun tersebut. “Sapi itu disembelih ditengah jalan raya,” ungkap Masno.

Setelah disembelih, daging sapi tersebut diberikan kepada semua warga di satu dusun tersebut untuk dikonsumsi di rumah masing-masing. “Dagingnya tidak dimasak disini, melainkan dimasak di rumah warga masing-masing,” tegas dia.

jnd

Tags: Cara warga Sumenep cegah penyebaran covid-19Doa bersamaKabupaten SumenepKecamatan batupitihPotong sapiSapi jantanSumenep
95
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

6 bulan yang lalu
22
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

7 bulan yang lalu
107
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

11 bulan yang lalu
45
Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

3 tahun yang lalu
116
Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

3 tahun yang lalu
79
Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

3 tahun yang lalu
838
Berikutnya
Ekonomi Lesu, Pemkab Pamekasan Bakal Bina Industri Kecil Menengah

Ekonomi Lesu, Pemkab Pamekasan Bakal Bina Industri Kecil Menengah

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.