Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Kamis, 5 November 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Dua Mantan Panglima TNI Masuk Bursa Capres, Segini Elektabilitasnya!

TwitterFacebookWhatsApp
foto: Antara

Penanews.id, JAKARTA- Nama dua mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Jenderal (Purn) Moeldoko beberapa kali muncul dalam survei elektabilitas calon presiden yang dirilis belakangan ini. Namun, elektabilitas keduanya tak pernah lebih dari 1 persen.

Dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 28 Februari-8 Maret 2021, elektabilitas Gatot Nurmantyo sebesar 1 persen. Adapun elektabilitas Moeldoko tercatat sebesar 0,1 persen. Nama Gatot maupun Moeldoko muncul dari pertanyaan terbuka.

Baca Juga:

Pemberantasan Korupsi Dinilai Bisa Maksimal Jika Firli Maju 2024

Jika Berkoalisi: Nasdem, Demokrat, dan PKS Diprediksi Usung Anies-AHY sebagai Capres-Cawapres

Di survei Charta Politika pada 20-24 Maret 2021, elektabilitas Moeldoko tercatat lebih unggul ketimbang Gatot. Keterpilihan Kepala Staf Kepresidenan itu sebesar 1,3 persen, sedangkan Gatot 0,6 persen.

Sedangkan dalam survei Indikator Politik Indonesia 13-17 April 2021, elektabilitas Gatot sebesar 0,9 persen. Indikator tak menyertakan Moeldoko dalam simulasi tertutup 17 nama ini, sehingga tak diketahui elektabilitasnya.

Dari tiga sigi tersebut terlihat, kendati tipis dan berada dalam rentang margin of error, elektabilitas Gatot dua kali unggul dari Moeldoko.

Adapun menurut survei daring Platform Nyari Presiden, Gatot menempati posisi teratas untuk tokoh muslim dari kalangan TNI. Gatot dipilih 60,61 persen responden, sedangkan Moeldoko 6,03 persen.

Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial Center for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, mengatakan saat ini tak ada tokoh militer yang menonjol untuk menjadi calon presiden 2024.

Arya mencontohkan, elektabilitas Gatot tak pernah mencapai 5 persen kendati dia bermanuver untuk bisa maju di Pilpres 2019 lalu.

“Setelah Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) sekarang saya kira tidak ada (capres potensial dari militer),” kata Arya kepada Tempo, Selasa lalu, 1 Juni 2021.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby, mengatakan Gatot sebenarnya memiliki kekuatan dengan menawarkan rekam jejaknya selama di militer. Namun, kata dia, usaha ini akan sulit lantaran Gatot tak lagi punya panggung setelah pensiun dari TNI.

“Pak Gatot agak lama tenggelam setelah 2018, tidak muncul intens lagi ke publik, itu juga jadi kendala,” ujar Adjie.

Arya Fernandes mengatakan Gatot dan Moeldoko bakal kesulitan maju lantaran tak memiliki partai. Bagaimana pun, kata Arya, partai masih menjadi kanal utama rekrutmen politik.

“Kalau pun mau TNI harus berkarier dari partai. Namun Pak Moeldoko pun habis pensiun masuk partai, kayak kongres (luar biasa) Demokrat, enggak berhasil juga,” ujar Arya.

Sumber: tempo.co

Tags: Bursa capresCalon capres 2024Elektabilitas mantan panglima TNIJakartaMantan panglima TNIPilpres 2024
59
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Pembangunan SDM Dimulai dari Pemenuhan Gizi

Pembangunan SDM Dimulai dari Pemenuhan Gizi

2 bulan ago
16
Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

11 bulan ago
24
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

12 bulan ago
37
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

12 bulan ago
49
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

1 tahun ago
34
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun ago
68
Next Post
Pemuda di Sumenep Sempat Buang Tisu, Setelah Dibuka Isinya Mengejutkan

Pemuda di Sumenep Sempat Buang Tisu, Setelah Dibuka Isinya Mengejutkan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In