Penanews.id, SUMENEP – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mampu menembus pasar modern. Pemerintah daerah saat ini bekerja sama dengan Indomaret sebagai salah satu jaringan minimarket waralaba terbesar di Indonesia.
Kini terdapat 8 produk UKM yang telah dipasarkan di 14 swalayan Indomart yang tersebar di Kabupaten Sumenep. “Ada 14 swalayan di Sumenep dengan delapan produk UKM dan IKM yang kami terima,” kata Veronica Gratiawati Branch Manager Indomaret Cabang Gresik, pada acara Launching Produk UMKM & IKM Kabupaten Sumenep, Rabu, (28/4).
Launching tersebut kata dia terselenggara berkat kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rangka peningkatan ekonomi dimasa pandemi covod 19.
Veronica mengaku sangat terbuka bagi semua UKM untuk membantu memasarkan hasil produksi.
Hal itu sebagai bentuk keperdulian Indomarer untuk meningkatkan daya saing dan menambah daya tarik produk UMKM dan IKM di Sumenep.
Hanya saja lanjut Veronica produk yang diterima harus memenuhi persyaratan yang ditentukan. Salah satunya produk UKM harus memiliki sertifikat, seperti sertifikat halal, sertifikat dari BPOM. Selain itu juga kemasan produk harus bagus dan layak dipasarkan serta lulus uji rasa.
“Kami harap dilaunching produk UMKM dan IKM ini sebagai bentuk berkomitmen untuk membantu dan mensuport program-program dari pemerintah untuk kebaikan masyarakat dan juga konsumen setia Indomaret di tengah Pandemi ini” jelas Veronica.
Sementara itu Bupati Sumenep Achmad Fauzi kedepan terus melakukan pendampingan terhadap pelaku UKM dan IKM yang ada di Sumenep. Sehingga produk yang dihasilkan bisa bersaing dengan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Selain itu, pemerintah daerah kedepan akan memberikan ruang untuk mendapatkan modal dalam rangka pengembangan produksi. Salah satunya pembiayaan melalui kredit usaha rakyat (KUR).
“Hal ini dilakukan untuk memacu roda perekonomian daerah di Kabupaten Sumenep pada masa covid 19 ini,” jelas Fauzi. JND








