• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 27 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Sumenep

Ratusan Anak Pilih Putus Sekolah, Begini Saran DPKS untuk Dinas Pendidikan

  • Jumat, 23 April 2021 11:48
FacebookTwitterWhatsApp
  • Foto: Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep

Penanews.id, SUMENEP – Jumlah anak yang mengenyam pendidikan di Kabupaten Sumenep, Madura setiap tahun dipastikan meningkat. Tapi, jumlah anak putus sekolah juga masih tinggi.

Data Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, tahun 2020 jumlah anak putus sekolah mencapai 238 orang. Untuk jenjang sekolah dasar (SD) mencapai 47 anak, madrasah ibdidaiyah (MI) 88 anak, 42 jenjang sekolah menengah pertama (SMP), dan 61 siswa madrasah tsanawiyah (MTs).

Baca Juga:

Gerbang Tani dan Gemasaba Berikan Mandat Syaiful A’la Nyaleg 2024

Desak Polisi Usut Berita Hoax, Ratusan Kader PMII Demo Polres Sumenep

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Muhamad Saedi meyakini anak yang memilih tidak sekolah bukan karena faktor ekonomi, melainkan karena akibat lingkungan serta kurangnya support keluarga.

“Kalau soal ekonomi atau tidak punya biaya itu tidak mungkin, larena masing-masing lembaga sudah ada BOS (Bantuan Operasional Sekolah),” katanya.

Selain itu kata dia terdapat sejumlah orang tua siswa yang memilih anaknya ditempatkan di pondok pesantren atau pendidikan pesantren salaf dari pada tempat pendidikan formal.

Saedi berharap kepada semua civitas lembaga pendidikan di pedesaan agar melakukan trobosan baru, salah satunya melakukan melakukan pendekatan secara persuasif, baik kepala siswa maupun wali siswa. Harapannya kedepan tidak lagi terdapat anak yang putus sekolah. “Mengingat pentingnya pendidikan untuk masa depan,” harap dia.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS), Ahmad Suhaidi menyayangkan tingginya angka putus sekolah itu. Dia meminta agar Pemerintah Daerah ataupun dinas Pendidikan untuk terus melakukan inovasi baru kedepan.

“Disdik harus melakukan terobosan dengan meningkatkan layanan pendidikan, sebab saat ini masyarakat mulai cerdas dengan memiliki pendidikan yang bagus untuk anaknya,” katanya.

JND

Tags: Dinas pendidikanKabupaten SumenepRatusan anak memilih putus sekolahSumenep
90
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

5 bulan yang lalu
22
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

7 bulan yang lalu
106
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

11 bulan yang lalu
44
Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

3 tahun yang lalu
116
Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

3 tahun yang lalu
79
Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

3 tahun yang lalu
838
Berikutnya
Ini Sosok Penyidik KPK yang Diduga Menerima Suap 1,5 Miliar

Ini Sosok Penyidik KPK yang Diduga Menerima Suap 1,5 Miliar

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.