Penanews.id, JAKARTA– Setelah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laolly mengumumkan menolak pendaftaran pengurus DPP Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang dalam sebuah konferensi virtual, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengeluarkan pernyataan yang meminta seluruh kader agar tidak uforia berlebihan agar pengumuman penting itu.
“Ingat karakter Demokrat sebagai partai yang cerdas dan santun,” kata AHY, dalam siaran persnya.
Menurut AHY, gagalnya upaya pengambilalihan partai lewat KLB ‘abal-abal’ menunjukkan pentingnya soliditas pengurus dan kader mulai dari DPP, DPD hingga DPC.
Peristiwa ini, kata dia, harus jadi momentum bagi para kader untuk kian solid serta memperluas kolaborasi dengan seluruh elemen bangsa terutama rakyat.
Sebab, kata dia, membesarkan partai tidaklah mudah. Perlu ketekunan, kegigihan, keringat hingga airmata. Kesuksesan tidak akan bisa dicapai dengan jalan pintas yang menghalalkan segala cara.
“Kader demokrat harus selalu mawas diri, berproses dan senantiasa rendah hati,” ujar dia.
Setelah peristiwa KLB selesai, AHY meminta seluruh kader untuk kian merapatkan barisan. Dia berencana melanjutkan safarinya ke daerah-daerah yang sempat tertunda.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, karena keputusan menolak hasil KLB adalah penegasan bahwa kebenaran, legalitas dan konstitusionalitas partai Demokrat,” ungkap dia.
EMBE








