Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Jacob Oetama Wafat, Harian Kompas Didirikan Modal Rp 150 Ribu

TwitterFacebookWhatsApp


jacoba Oetama wafat

penanews.id, JAKARTA – Jacob Oetama meninggal dunia Rabu, 9 September 2020. Pendiri Kompas, koran terbesar di Indonesia, meninggal dalam usia 88 tahun di Rumah Sakit Mitra Keluarga.

Baca Juga:

No Content Available

Dalam satu wawancara dengan Majalah Tempo yang terbit pada 1990, Jacob mengenang bagaimana ia mendirikan Kompas dengan sahabatnya PK Ojong hanya bermodal Rp 150 ribu dan mesin ketik pinjaman.

Ketika terbit pertama kali pada 28 Juni 1965, Kompas dicetak 5000 eksemplar. Dan hingga kini, koran yang bisnisnya menggurita hingga ke percetakan, penerbitan dan universitas itu, tetap konsisten menyuarakan kepapaan sesuai dengan tagline: Amanat Hati Nurani Rakyat.

“Saya sering diketawai orang kalau bicara soal kalimat itu,” kata Jakob sambil tertawa Dalam wawancaranya dengan Majalah Tempo pada Juni 1990 

Jakob mengakui, dalam membawa amanat itu, korannya yang semakin makmur tak selalu bisa konsisten. Maka, sering muncul kritik, Kompas tidak vokal. “Mungkin juga sudah terdesak kepentingan lain, intern ataupun ekstern,” ujarnya.

Kompas juga pernah salah kaprah dianggap sebagai pembawa suara Katolik, sampai-sampai muncul julukan Komando Pastor hanya karena didirikan oleh tokoh-tokoh Katolik.

Kritik demi kritik berhasil ditepis Kompas hingga terus berkembang sampai saat ini. Setelah Kompas berkembang pesat, Jakob mengembangkan sayap perusahaan dan mendirikan sejumlah anak perusahaan, mulai dari yang bergerak di bidang media massa, percetakan, hingga universitas.

Setelah sukses dengan Kompas, Jakob juga mendirikan media berbahasa Inggris yakni, The Jakarta Post yang pertama kali terbit pada 25 April 1983.

Setelah disemayamkan di gedung Kompas, ia akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

EMBE

Tags: Jacob Oetama wafatsejarah harian Kompas
58
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Pembangunan SDM Dimulai dari Pemenuhan Gizi

Pembangunan SDM Dimulai dari Pemenuhan Gizi

1 bulan ago
16
Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

11 bulan ago
24
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

11 bulan ago
37
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

12 bulan ago
49
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

12 bulan ago
32
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun ago
68
Next Post
Calon Walikota Surabaya Positif Corona

Calon Walikota Surabaya Positif Corona

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In