• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 12 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

PDIP Belum Umumkan Calon di Pilkada Surabaya, Ini Penyebabnya!

  • Selasa, 1 September 2020 15:42
FacebookTwitterWhatsApp
calon PDIP Pilkada surabaya

Penanews.id, SURABAYA – Pengamat politik dari Universitas Airlangga Aribowo menilai, tak kunjung diumumkannya pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya oleh PDI Perjuangan, menandakan partai tersebut masih mempunyai problem internal yang sulit dipecahkan.

Meskipun  dikatakan bahwa calon PDIP sudah di dalam amplop dewan pimpinan pusat, namun keengganan mengumumkan ke publik, kata Aribowo, memperlihatkan bahwa problem internal itu belum terpecahkan.

Baca Juga:

Survei SSC Ini Isyaratkan Kemanangan EJi di Pilwali Surabaya Kian Benderang

Unggul Versi Survei, Risma Minta Er-Ji Tidak Jumawa

“Di Surabaya ada friksi, di Jakarta tidak solid,” kata Aribowo saat dihubungi, Senin, 31 Agustus 2020.

Aribowo,  yang juga pendiri lembaga survei Pusat Studi Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (Pusdeham) menuturkan, dari survei yang dilakukan, Wakil Wali Kota Surabaya saat ini, Whisnu Sakti Buana, masih tertinggi tingkat elektabilitasnya. Di sisi lain, calon wali kota pesaing PDIP, Machfud Arifin, trennya juga terus meningkat.

Begitu pula dengan elektabilitas Eri Cahyadi,  Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya, yang disebut-sebut juga akan dicalonkan dari PDIP.

“Meski belum bisa melampaui Whisnu, namun orang Surabaya bilang elektabilitas mereka bertiga ini keket (rapat), jadi masih ada peluang saling menyalip,” kata Aribowo.

Ari juga mengatakan bahwa keponakan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri, Puti Guntur Sukarno, turut disurvei. Menurut Aribowo, elektabilitas Puti masih rendah.

Namun, ujar Aribowo, elektabilitas dan popularitas bukan modal utama dalam pilkada. Satu faktor penting lainnya yang menentukan ialah viabilitas.

Ia mencontohkan, calon yang mengantongi elektabilitas sampai 20 persen misalnya, masih bisa disalip oleh calon yang berangkat dengan elektabilitas 3 – 6 persen saja.

“Kalau viabilitasnya kuat, dia bisa menyalip yang elektabilitasnya tinggi,” kata Ari.

Pada Ahad kemarin, 30 Agustus, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan beberapa elite partai mengadakan konsolidasi di kantor PDIP Jawa Timur, Jalan Kendangsari, Surabaya.

Namun dalam konsolidasi itu belum juga diumumkan calon wali kota dan wakil wali kota yang bakal diusung PDIP di Surabaya.

Direktur komunikasi pasangan Machfud Arifin-Mujiaman, Imam Syafii mengatakan tak terpengaruh oleh strategi PDIP. Menurut dia, kubu Machfud terus bekerja.

“Kami terus jalan dengan kegiatan rutin menyapa warga,” kata politikus Partai NasDem itu.

Tempo.co

Tags: calon PDIP pilwali SurabayaPilwali surabaya 2020
72
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

9 bulan yang lalu
129
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

9 bulan yang lalu
108
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

9 bulan yang lalu
70
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

9 bulan yang lalu
52
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

10 bulan yang lalu
55
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

11 bulan yang lalu
111
Berikutnya
Pejabat ini Setubuhi Pegawai Saat Rapat Zoom

Pejabat ini Setubuhi Pegawai Saat Rapat Zoom

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.