
Penanews.id, BANGKALAN – Kepala Polda Jawa Timur Irjen Muhammad Fadil Imron meminta bantuan para kiai dan ulama untuk ikut mengedukasi masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan covid 19 yaitu memakai masker, menjaga jarak dan rajin cuci tangan.
Permintaan ini diucapkan Fadil saat bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjen Widodo Iryansyah mengunjungi Pondok Pesantren Syaikhona Kholil Demangan di Kabupaten Bangkalan, Rabu sore, 24 Juni 2020.
Mantan staf khusus Kapolri Idham Aziz ini mengakui selama ini pemerintah kesulitan mendisiplikan masyarakat agar memakai masker dan menjaga jarak.
Sebab itu, Fadil yakin bila kiai yang menghimbau, masyarakat akan lebih mendengarkan dan mematuhi dengan penuh kedisiplinan.
Kedisiplinan itu dilihat Fadil ketika masuk ke lingkungan pesantren di mana semua santri memakai masker dan banyak tersedia tempat untuk cuci tangan.
“Kami yakin, kalau kiai dan pengasuh pesantren yang mengedukasi dan sosialisasi pencegahan covid akan lebih didengar dan dipahami,” kata Fadil.
Mendukung Pesantren Aktif Lagi
Sejak resmi menjabat Kapolda Jatim pada 1 Mei 2020 menggantikan Irjen Luki Hermawan, Fadil yang lulus Akpol tahun 1991 terbilang sering berkunjung pondok pesantren. Syaikhona Kholil adalah pesantren ke lima yang ia kunjungi setelah Pesantren Lirboyo, Ploso, Tambakberas dan Tebuireng.
“Insyaallah, selama saya jadi kapolda jatim, saya ingin menjejakkan kaki di semua pesantren,” tutur Fadil.
Dari berbagai silaturrahim ke pesantren itu, Fadil mendukung penuh agar seluruh kegiatan di pesantren aktif kembali. Dukungan itu diberikan Fadil karena dia yakin pesantren bisa menjadi teladan bagaimana menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi akibat wabah virus corona.
“Wewenang (kapan akan dibuka) terserah pak kiai, kami akan membantu agar pesantren produktif lagi,” ungkap dia.
Ada pun soal terus bertambahnya kasua covid 19 di Jawa Timur hingga melampaui DKI Jakarta. Fadil enggan menanggapi. “Nanti saja, kami evaluasi bersama Gubernur,” katanya.
Data Kementerian Kesehatan pada 24 juni 2020 menunjukkan kasus baru covid 19 bertambah 1.113 orang dan 183 kasus berasal dari Jawa Timur. (EMBE)

