
Penanews.id, Bangkalan- Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur bakal memanggil Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan (Disdik) di 18 Kecamatan.
Pemanggilan Korwil itu ikhwal Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Pemanggilan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Ketua Komisi D, Nur Hasan mengatakan, banyak usulan Dapodik Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Bangkalan tidak sesuai fakta dilapangan.
“Maka kami akan mengumpulkan korwil dari 18 kecamatan itu,” kata dia kepada wartawan. Kamis, 27 Januari 2022.
Dapodik yang tidak sesuai fakta di lapangan Kata Nur Hasan misalnya soal kerusakan ringan dilaporkan berat dan, kerusakan berat dilaporkan ringan.
Bukan rata rata, tetapi banyak sekali dapodik tidak sesuai usulannya dengan fakta. Ya, dampaknya ini ke sekolah,” ujar dia.
Jika hal ini tidak di tindaklanjuti, lanjut politisi PPP itu, maka pemerintah terkesan kurang serius mengelola pendidikan. Sementara saat ini kata Nur Hasan by aplikasi.
“Kecuali dari APBD, tetapi fleksibel, anggarannya kecil, gak nututi kalau untuk membangun semua sekolah yang rusak,” tegas dia.
Belakangan diketahahui banyak SDN di Kabupaten Bangkalan mengalami kerusakan parah, bahkan hingga roboh. Misalnya di SDN Serabi Timur, Kecamatan Modung dan SDN Tlaga 1, Kecamatan Galis.
Abdi

