Baca Juga:

Penanews.id, JAKARTA – Video momen-momen kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata menggagalkan penalti pemain Singapura membanjiri laman-laman media sosial.
Netizen-netizen pun menbanjiri puja-puji kepada Nadeo karena tepisannya itu membuat timnas tetap punya asa dan akhirnya lolos ke babak final AFF Cup setelah menumbangkan Singapura dengan skor 4-2 setelah babak ekstra time.
Lalu siapakah Nadeo Argawinata?
Nadeo saat ini bermain untuk klub Bali United. Meski bukan kiper utama di sana, ia dipilih pelatih Sin Tae Young masuk skuad Garuda.
Nadeo kelahiran Kediri 9 Maret 1997. Sebelum bermain di Bali United pada Januari 2020, Nadeo mengawali karir di SSB Macan Putih, dan kemudian bermain untuk Persik Kediri, dan Pusamania Borneo FC (2019).
Sebelum bermain untuk Timnas Senior, Nadeo juga menjadi salah satu pilar PSSI U-19 saat dilatih oleh Fahri Husaini (2015). Ia juga bermain untuk Timnas U-23 asuhan Indra Sjafri saat Sea Games 2019 Filipina, yang saat itu Indonesia merah medali perak.
Dia sempat dipandang sebelah mata karena dipanggil Timnas Indonesia dengan status kiper cadangan di Bali United setelah kalah bersaing dengan penjaga gawang sarat pengalaman Wawan Hendrawan pada awal laga Liga 1 2021-2022.
Namanya juga sempat dicoret dari daftar skuad AFF 2020 saat TC di Turki lantaran terbentur kebijakan PT LIB yang membatasi dua orang pemain saja setiap klub.
Sementara, Bali United sudah mengirim Yabes Roni dan Kadek Agung.
Kemudian, kiper asal Kabupaten Kediri itu diminta menyusul bersama empat pemain tambahan lainnya, yakni Ernando Ari, Rizky Dwi Febrianto, Syahrian Abimanyu, dan Rizky Ridho.
Nadeo Agrawinata menganggap setiap kesempatan yang diberikan adalah peluang. Kewajibannya adalah memaksimalkan peluang tersebut sampai berbuah kepercayaan.
“Bersyukur Coach Shin Tae-yong masih percaya sama Nadeo untuk berlatih bersama di Tim Nasional,” lanjut kiper yang kerap dimirip-miripkan postur dan mukanya dengan kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga tersebut.
“Yang menentukan main atau tidak main adalah tim pelatih. Pelatih ada kriteria tersendiri dan itu yang tidak boleh kita tanggapi dengan rasa tidak enak hati,” lanjut pemuda asli Kediri ini.
“Jadi, harus benar-benar tetap berusaha, sabar, dan sambil menunjukkan ke pelatih bahwa kita bisa dipercaya ketika mendapatkan kesempatan,” pungkasnya dilansir kompas.com.
Embe







