• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 9 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

Kapolda Jatim Sebut SD Ambruk Pasuruan karena Konstruksi Asal-asalan

  • Senin, 11 November 2019 12:19
FacebookTwitterWhatsApp
Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan (foto:beritajatim.com)

penanews.id, SURABAYA – Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengumkan hasil uji laboratorium forensik terkait ambruknya atap gedung kelas SDN Gentong, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Luki menyebut atap gedung yang direnovasi pada 2012 itu ambruk karena konstruksi bangunan ngawur dan asal-asalan.

Baca Juga:

Ambruk Sejak 2018, SD Serabi Timur 2 Tak Kunjung Direnov, Ini Penyebabnya

Cerita Guru SDN Tlagah 2 Takut Ngantor Karena Sekolah Rawan Ambruk

“Laporan labfor, konstruksi bangunan ini sudah gagal konstruksi dan ngawur, tinggal tunggu robohnya,” kata Luki.

Ngawur yang dimaksud kapolda adalah ada ketidaksesuaian spesifikasi. Ketidaksesuain itu bahkan sudah tercium dan menjadi kekhawatiran pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bahwa sewaktu-waktu bangunan bisa ambruk.

“PPK sudah menyampaikan kalau ini tidak sesuai spek. Ini akan runtuh. Nah, ini yang akan kami dalami, termasuk unsur pidana korupsinya,” ujar Luki.

Polda Jatim sendiri telah menetapkan dua orang tersangka kasus ambruknya SDN Gentong Pasuruan.
Dua tersangka itu merupakan kontraktor berinisial D dan S.

D dan S adalah kontraktor yang berasal dari dua CV berbeda, yakni ADL dan DHL. CV pertama beralamat di Kelurahan Sebani, Gadingrejo, Kota Pasuruan. Sementara CV DHL beralamat di Keluarahan Sekargadung, Purworejo, Kota Pasuruan.

Kedua tersangka ditangkap di Kota Kediri, Jumat (8/11) malam saat diduga hendak melarikan diri.
Saat ini mereka telah diamankan di Mapolda Jatim

Sebagaimana diketahui, bangunan dan atap sekolah SDN Gentong, ambruk saat jam pelajaran berlangsung Selasa (15/11) pagi. Aldua orang meninggal dunia, 11 orang luka-luka akibat tertimpa reruntuhan.

Data di kepolisian menyebut korban meninggal dunia   adalah seorang siswa bernama Irza Almira (8), dan seorang guru bernama Sevina Arsy Putri Wijaya (19). (MTV)

Tags: Sekolah ambruk 2019Sekolah ambruk pasuruan
25
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

8 bulan yang lalu
129
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

8 bulan yang lalu
108
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

8 bulan yang lalu
69
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

8 bulan yang lalu
50
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

9 bulan yang lalu
53
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

10 bulan yang lalu
109
Berikutnya
Anggota Partai Membeli Keperawanan Perempuan Berusia 24 Tahun Seharga Rp  23 Miliar

Anggota Partai Membeli Keperawanan Perempuan Berusia 24 Tahun Seharga Rp 23 Miliar

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.