• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 19 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

Mudik, 44 Pekerja Migran Pamekasan Isolasi di Surabaya

  • Kamis, 29 April 2021 18:20
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, PAMEKASAN- Sebanyak 44 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur yang baru tiba dari tempat kerjanya di luar negeri, kini menjalani isolasi Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

“Isolasi di Surabaya selama dua hari, dan setelah itu, akan menjalani isolasi lanjutan di Kabupaten Pamekasan selama tiga hari,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Pamekasan dr Nanang Suyanto. Kamis (29/4/2021).

Baca Juga:

. . .

PMI yang berjumlah 44 orang itu, dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Antara lain dari Kecamatan Batumarmar, Pasean, Waru dan Kecamatan Palengaan.

Dinkes Pamekasan, sambung Nanang, saat ini tengah berkoordinasi dengan tim Satgas COVID-19 setempat, guna menyambut kedatangan PMI itu di Kabupaten Pamekasan setelah selesai menjalani isolasi di Surabaya.

“Isolasi di Surabaya itu, sebagai pendataan dari semua PMI dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur,” katanya.

Ke 44 PMI yang menjalani isolasi itu merupakan sebagian dari total 404 PMI yang tiba di bandara internasional Juanda, dari sejumlah negara yang kini menjalani isolasi di asrama haji Sukolilo, Surabaya.

“Kalau dari Pamekasan ini, informasi yang disampaikan Pemprov Jatim kepada kami, umumnya merupakan PMI yang bekerja di Malaysia dan Singapura,” katanya, menjelaskan.

Sementara itu, lokasi isolasi bagi PMI yang pulang dari Malaysia dan Singapura itu di Islamic Center Pamekasan.

“Di hari terakhir akan dilakukan swab, dan apabila ada yang positif, maka langsung diisolasi di RSUD Pamekasan,” kata dr Nanang, menjelaskan.

Jika negatif, sambung dia, maka petugas akan meminta mereka melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari, dan akan dipantau selama waktu yang telah ditentukan itu.

ZUL

Tags: Isolasi di SurabayaPekerjaan imigrasi IndonesiaPemerintah provinsi Jawa timurWarga asal pamekasan
40
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

7 bulan yang lalu
128
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

7 bulan yang lalu
106
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

7 bulan yang lalu
64
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

7 bulan yang lalu
47
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

8 bulan yang lalu
51
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

9 bulan yang lalu
105
Berikutnya
Ikut Panen Raya di Malang, Puan: Pertanian adalah Urusan Hidup Matinya Sebuah Bangsa

Ikut Panen Raya di Malang, Puan: Pertanian adalah Urusan Hidup Matinya Sebuah Bangsa

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.