
BANGKALAN- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, menghadirkan kejutan berbeda selama Ramadan 2026. Tak hanya menerima paket makanan bergizi, para siswa juga memperoleh tambahan uang tunai Rp50 ribu per orang.
Kebijakan tersebut mulai diberlakukan Rabu (25/2/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Maret 2026, menyesuaikan hari aktif sekolah selama Ramadan. Skema ini memastikan seluruh siswa penerima manfaat mendapatkan tambahan dana sebelum libur Idul Fitri.
Inisiatif itu datang dari mitra SPPG Pangeleyan, H. Khoirul Umam atau yang akrab disapa H. Her. Ia menegaskan, tambahan Rp50 ribu per siswa bukan berasal dari anggaran program MBG, melainkan dari dana pribadinya.
“Program MBG tetap berjalan sesuai aturan. Uang Rp50 ribu itu di luar program dan murni dari saya pribadi. Tidak ada motif apa pun selain ingin berbagi dan memberi semangat kepada anak-anak agar terus rajin belajar,” tegas H. Her.
Kepala SPPG Desa Pangeleyan, Fathurrosi Ali, menjelaskan mekanisme pembagian dilakukan secara bergiliran. Setiap hari, lima sekolah menerima tambahan tersebut agar seluruh sekolah dalam cakupan SPPG memperoleh kesempatan yang sama.
“Sesuai arahan mitra, dibagi per lima sekolah setiap hari. Besok gantian lima sekolah lainnya, dan seterusnya sampai semua mendapat bagian,” jelasnya.
Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 368 siswa dari lima sekolah menerima tambahan Rp50 ribu. Jumlah penerima akan menyesuaikan dengan total siswa di masing-masing sekolah yang dijadwalkan secara bergilir.
Saat ini, SPPG Pangeleyan menangani 21 sekolah. Dari jumlah tersebut, 17 sekolah sudah aktif, dan pekan depan bertambah menjadi 19 sekolah. Dua sekolah lainnya masih libur dan dijadwalkan kembali aktif pada 4 April.
Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat MBG di SPPG Pangeleyan mencapai 2.353 siswa per hari. Dengan sistem distribusi bergilir hingga pertengahan Maret, seluruh siswa dipastikan menerima tambahan Rp50 ribu setidaknya satu kali sebelum idul fitri.





