
Penanews.id, BANGKALAN — Anggota MPR RI Hasani bin Zuber menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global. Hal itu disampaikannya dalam sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada 11 Februari 2026.
Menurut Hasani, ketidakpastian ekonomi global—mulai dari inflasi, perlambatan pertumbuhan, hingga gejolak geopolitik—berpotensi berdampak pada stabilitas sosial di dalam negeri. Dalam situasi tersebut, kohesi sosial menjadi faktor penting untuk menjaga ketahanan nasional.
“Di tengah tekanan ekonomi, potensi gesekan sosial bisa meningkat. Karena itu, persatuan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga instrumen untuk memperkuat daya tahan bangsa menghadapi krisis.
Hasani menilai, tantangan ekonomi kerap diiringi dengan meningkatnya disinformasi, terutama di ruang digital. Narasi yang menyesatkan, menurut dia, berisiko memperlemah solidaritas masyarakat jika tidak disikapi dengan bijak.
“Literasi digital dan semangat gotong royong perlu diperkuat agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh informasi yang tidak akurat,” katanya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial dengan memperkuat kepedulian terhadap sesama, khususnya kelompok rentan yang paling terdampak gejolak ekonomi.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pemuda dan tokoh lokal. Diskusi interaktif menjadi bagian dari agenda untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat pemahaman kebangsaan di tingkat akar rumput.
EMbe







