Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Kamis, 24 September 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Ngambek Anggaran Lembaganya Dipotong, Ketua MPR Minta Sri Mulyani Dicopot

TwitterFacebookWhatsApp

Penanews.id, JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia merasa sedang berkonflik dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Pangkal masalahnya, anggaran operasional MPR untuk tahun anggaran 2022 dipangkas. Kemenkeu, sebagai bendahara negara, merasa perlu melakukan pengalihan pos anggaran dalam rangka penanggulangan Covid-19.

Alhasil, anggaran operasional MPR yang sempat mencapai Rp1,04 triliun tiga tahun lalu, untuk 2022 turun menjadi Rp695,7 miliar, merujuk laporan CNBC Indonesia. Anggaran itu turun dari rencana awal Rp750,87 miliar, mencakup belanja pegawai, belanja barang, hingga belanja modal MPR RI.

Baca Juga:

Pembangunan SDM Dimulai dari Pemenuhan Gizi

Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

Jika melihat proses pembahasan APBN selama lima tahun terakhir, anggaran khusus untuk MPR sebetulnya kerap naik turun. Namun untuk kali ini, petinggi MPR merasa tidak terima, lantaran menkeu dianggap bersikap tidak sopan.

MPR mengklaim sudah mengundang Menkeu Sri Mulyani rapat beberapa kali untuk merundingkan pemangkasan anggaran. Karena satu dan lain hal, Menkeu tidak pernah menghadiri undangan rapat tersebut. Ketidakhadiran Sri Mulyani, menurut Ketua MPR Bambang Soesatyo, membuat muntab kolega-koleganya.

“Sudah beberapa kali diundang oleh Pimpinan MPR, Sri Mulyani tidak pernah datang. Dua hari sebelum diundang rapat, dia selalu membatalkan datang. Ini menunjukkan bahwa Sri Mulyani tidak menghargai MPR sebagai lembaga tinggi negara,” kata politikus Golkar akrab disapa Bamsoet itu, lewat keterangan tertulis.

Saking marahnya pada kebijakan pemotongan anggaran ini, Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad, yang sama-sama dari partai Golkar, mendesak Presiden Joko Widodo mencopot Sri Mulyani dari posisinya sebagai bendahara negara.

Anggaran MPR yang dirumuskan Kemenkeu dianggap Fadel tidak memadai untuk menjalankan program-program lembaga mereka. Salah satu pos anggaran MPR yang paling terpotong adalah sosialisasi empat pilar kebangsaan, program yang rutin dikritik pengamat politik karena tidak jelas dampaknya.

“Kami di MPR ini kan pimpinannya 10 orang, dulu cuma empat orang kemudian 10 orang. Namun anggaran di MPR malah turun, turun terus,” kata Fadel, pada Selasa (30/11), seperti dikutip Kompas.com. Pemangkasan anggaran, ditambah ketidakhadiran Sri Mulyani diundang rapat MPR, menurut Fadel merupakan bukti menkeu tidak becus bekerja.

“Copot Sri Mulyani Indrawati, dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,” tandas Fadel. “MPR adalah sebuah lembaga tinggi negara, kita minta agar mendapatkan perlakuan yang wajar dibandingkan dengan yang lain-lain.”

Desakan petinggi MPR agar Menkeu Sri Mulyani dicopot, mendapat kritikan balik dari lembaga swadaya Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi). Pasalnya, MPR seharusnya memperjuangkan anggaran lembaganya sejak fase pembahasan APBN antara Kemenkeu dan Badan Anggaran di DPR, yang berlangsung sejak awal tahun ini.

Peneliti Formappi, Lucius Karus, menuding sikap Bamsoet dan Fadel “kekanak-kanakan.” Menurutnya Bamsoet Cs salah alamat bila menuding Sri Mulyani sebagai satunya-satunya penentu pengurangan pos anggaran MPR RI, mengingat DPR juga terlibat dalam diskusi APBN untuk 2022. Jika memang keberatan dengan penyusunan APBN, sudah ada jalur resmi yang bisa dipakai MPR untuk membahasnya di tataran DPR.

“Jangan manfaatkan lembaga untuk mengintimidasi pejabat lain, apalagi dengan alasan yang lebih terlihat sentimentil,” kata Lucius, saat diwawancarai CNN Indonesia.

Lucius sekaligus mengkritik kebijakan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang jadi alasan MPR meminta anggaran dinaikkan. “Ini lebih terlihat seperti proyek-proyekan MPR saja. Sudah cukup lama sosialisasi empat pilar ini dilakukan MPR, mana hasilnya?” tandas Lucius.

Dihubungi terpisah oleh media, juru bicara Kemenkeu memastikan pemotongan anggaran MPR untuk 2022 terpaksa dilakukan, karena pemerintah perlu mendukung pos pengeluaran lain terkait Covid-19. Pos-pos itu misalnya penambahan bantuan sosial, bantuan UMKM, serta bantuan biaya perawatan masyarakat yang terpapar Covid varian Delta.

SUMBER: vice.com

61
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Pembangunan SDM Dimulai dari Pemenuhan Gizi

Pembangunan SDM Dimulai dari Pemenuhan Gizi

5 hari ago
6
Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

9 bulan ago
24
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

10 bulan ago
37
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

10 bulan ago
45
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

11 bulan ago
30
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun ago
68
Next Post
Haji Idi: Posisikan ASN Sebagai Pelayan Masyarakat Bukan Pejabat

Haji Idi: Posisikan ASN Sebagai Pelayan Masyarakat Bukan Pejabat

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In