
Penanews.id, SUMENEP – Sebuah oven atau mesin pengering batok kelapa milik PT. Coco Pandan Carcoal (Bricket) di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura terbakar. Perusahaan tersebut diketahui milik seorang Avazbeck (35) warga asal Negara Uzbekistan.
“Yang tervakar tempat oven pengering arang batok kelapa,” kata AKP Widiarti, Kasubbag Humas Polres Sumenep, Ahad, (6/06/2021).
Menurut Widi, saat kebakaran terjadi mesin sedang beroperasi. Didalam mesin terdapat batok kelapa yang di oven sejak Jumat, (4/06/2021) dan baru akan dibuka pada, Ahad, (6/06/2021). Namun, baru memasuki waktu dua hari sejak batok kelapa dikeringkan, mesin tersebut terbakar.
Melihat peristiwa itu, dua pekerja yang bernama Umam dan Zainur mencoba memadamkan api dengan dibantu sejumlah karyawan lain dengan alat seadanya. Setelah api berhasil dipadamkan, mobil pemadam kebakaran baru tiba di lokasi kejadian.
“Sekira 15 menit kemudian api berhasil dipadamkan sebelum petugas pemadam kebakaran datang,” jelas Widi.
Hasil penyelidikan sementara, kebakaran itu diduga akibat konsleting listrik, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Kerugian material diperkirakan mencapai Rp75 juta,” ungkap Widi.
JND







