• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 31 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

Kisah Pariyem, ART yang Mengais Tong Sampah Karena Lapar

  • Kamis, 18 Februari 2021 10:59
FacebookTwitterWhatsApp
ilustrasi penyadapan (merdeka.com)

 

penanews.id, PROBOLINGGO– Bayarlah upah pekerja sebelum keringatnya kering. Karena tak mengikuti anjuran dalam hadis ini, seorang majikan di Probolinggo, Jawa Timur, kini berurusan dengan polisi karena bertahun-tahun tak membayar gaji asisten rumah tangganya.

Baca Juga:

. . .

Pariyem, nama pembantu nahas itu, tak hanya tak dibayar gajinya. Wanita 44 tahun ini juga kekurangan makan selama di rumah majikannya di Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran.

Suatu malam, warga memergoki Pariyem melompat dari lantai II rumah majikannya. Begitu berhasil, dia langsung menuju tong sampah untuk mengais-ngais sisa makanan.

Warga kemudian melapor apa yang dialami Pariyem itu ke aparat desa. Dan dengan bantuan Babinsa dan Babinkamtibmas, Pariyem dipertemukan dengan majikannya.

Pariyem rupanya tidak berbohong. Gajinya memang tak pernah dibayarkan selama dia bekerja di sana dengan dalih agar Pariyem punya tabungan.

“Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan dan gajinya akan dibayar seluruhnya sebanyak 12 juta,” kata kata Plh Kapolsek Mayangan AKP Suharsono, dikutip dari Kompas.com, Rabu (17/2/2021).

Warga Tak Puas

Warga rupanya tak puas dengan hasil mediasi itu. Mereka mendatangi rumah Pariyem dan mendesaknya agar membuat laporan ke polisi.

Pariyem yang ketakutan akhirnya menuruti desakan warga. Ia mendatangi Polres Probolinggo dan melaporkan majikannya dengan perkara kekerasan dalam rumah tangga.

“Biasanya yang melapor keluarganya, tapi dalam kasus ini yang melaporkan adalah ketua RTnya,” kata Suharsono.

EMBE

Tags: kisah art Pariyemnestapa ART Probolinggo
48
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

8 bulan yang lalu
129
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

8 bulan yang lalu
108
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

9 bulan yang lalu
70
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

9 bulan yang lalu
52
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

9 bulan yang lalu
55
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

11 bulan yang lalu
111
Berikutnya
Waduh, Kapolsek dan 11 Anggotanya Ditangkap Karena Kasus Sabu

Waduh, Kapolsek dan 11 Anggotanya Ditangkap Karena Kasus Sabu

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.