• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 5 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Kosong

Tak Patuh, Megawati Pecat Bupati Semarang dan Anaknya

  • Jumat, 2 Oktober 2020 11:10
FacebookTwitterWhatsApp

penanews.id, SEMARANG -Bupati Semarang Muhadjirin dan anaknya Biena Munawa Hatta yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Semarang dipecat dari DPC PDIP Kabupaten Semarang.

Ironisnya, pemecatan keduanya dari keanggotaan partai berlambang benteng tersebut dilakukan karena istri Muhadjirin diusung partai lain pada Pilkada 2020 ini. Surat pemecatan keduanya sudah ditandatangani ketua umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDI-P.

Baca Juga:

Cara PDIP Mendidik Kepala Daerah

Renovasi Ruang Kerja Megawati di BRIN di Lelang Rp 6 Miliar

“SK No.53/KPTS/DPP/IX/2020 atas nama Biena Munawa Hatta dan SK No.54/KPTS/DPP/IX/2020 atas nama Mundjirin tertanggal 28 September 2020 ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen,” ungkap Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang Bidang Kehormatan Partai, The Hok Hiong, Kamis (1/10/2020).

Menurutnya, yang dilakukan Muhadjirin dan Biena melanggar perintah partai dan kode etik. Karenanya, mereka harus mendapatkan hukuman setimpal. “Anggota partai harus patuh pada kode etik partai. Jika tidak patuh akan kita hukum, bahkan  kita tak segan untuk memecatnya,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, apa yang telah dilakukan eh Muhadjirin dan Biena merupakan bentuk pembangkangan berat yang melanggar terhadap peraturan partai. Hal itu berkaitan dengan istri Muhadjirin yang maju dalam Pilkada Kabupaten Semarang berpasangan dengan Gunawan Wibisono.

“PDI-P Kabupaten Semarang bersama PKB, Partai Demokrat dan Hanura dalam Pilkada 2020 Kabupaten Semarang sudah mengusung Ngesti Nugraha-Basari. Smentara Muhadjirin dan Biena mencalonkan Bintang Narsasi,” paparnya.

Karena tidak mendukung rekomendasi partai, lanjutnya, Muhadjirin dan Biena akhirnya dipecat dan harus mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP. “Harus diminta agar tidak disalahgunakan,” tutupnya. EMBE

Tags: Bupati semarang dipecat PDIPMegawati Soekarnoputri
76
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Alev casino güncel giriş linkiyle hızlı ve kolay erişim

2 minggu yang lalu
5

845126251779325975

2 minggu yang lalu
5
Bhinneka Tunggal Ika Kunci Redam Intoleransi di Era Politik Identitas

Bhinneka Tunggal Ika Kunci Redam Intoleransi di Era Politik Identitas

2 bulan yang lalu
34
Hasani bin Zuber: Nasionalisme Perlu Adaptif di Tengah Arus Budaya Pop Global

Hasani bin Zuber: Nasionalisme Perlu Adaptif di Tengah Arus Budaya Pop Global

2 bulan yang lalu
30
Gadis Asal Kwanyar Bangkalan Lapor Polisi Usai Mengaku Jadi Korban Persetubuhan

Gadis Asal Kwanyar Bangkalan Lapor Polisi Usai Mengaku Jadi Korban Persetubuhan

3 bulan yang lalu
206
Aksi Ramadan H. Her: Ribuan Siswa MBG Kebagian Rp50 Ribu

Aksi Ramadan H. Her: Ribuan Siswa MBG Kebagian Rp50 Ribu

3 bulan yang lalu
22
Berikutnya
Kantor Bupati dibakar Massa, Diduga Karena Tak Lolos CPNS

Kantor Bupati dibakar Massa, Diduga Karena Tak Lolos CPNS

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.