• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Ekonomi

Penelitian Terbaru: Jambu Merah Mengandung Senyawa Penangkal Corona

FacebookTwitterWhatsApp
Foto jambu biji merah dari Bukalapak.com

penanews.id, JAKARTA – Selain empon-empon dan propolis. Jambu biji daging merah ditawarkan oleh peneliti gabungan, multidisiplin, Universitas Indonesia dan IPB University. Sebagai bahan alami penghadang serangan infeksi penyakit virus corona 2019 alias COVID-19.

Mereka disebut memiliki senyawa protein maupun zat aktif yang tak ramah virus. Satu di antaranya bahkan diklaim bisa bikin virus corona COVID-19 tergelincir saat menginfeksi sel di paru-paru.

Baca Juga:

Wabah Corona, Megawati: Jangan Panik, Optimis dan Hidup Sehat

Satu hal yang memembuat ketiganya sama adalah belum ada uji klinis yang dilakukan. 

Riset gabungan peneliti Universitas Indonesia dan IPB University menyebut senyawa protein pada daging jambu ini paling cocok untuk menghambat virus patogen, termasuk virus corona.

Mereka menggunakan metode penelitian bioinformatika yang memanfaatkan basisdata milik Laboratorium Komputasi Biomedik dan Rancangan Obat Fakultas Farmasi UI.

Basisdata yang tersusun dari 1.377 senyawa herbal itu kemudian dipetakan dan hasilnya dikonfirmasi menggunakan metode pemodelan molekuler untuk dievaluasi aktivitas anti virusnya. Pekerjaan itu memakan waktu seminggu.

Hasilnya, diperoleh beberapa golongan senyawa yang berpotensi untuk menghambat dan mencegah COVID-19 yang menginfeksi manusia. 

“Golongan senyawa tersebut antara lain hesperidia, rhamnetin, kaempferol, kuersetin dan myricetin yang terkandung dalam jambu biji (daging Buah Merah muda),” kata Fadilah dari Departemen Kimia Kedokteran FKUI dikutip dari Tempo.co

Hasil penelitian yang sudah didapat diaku masih pada tahap awal dan harus dilakukan penelitian lebih lanjut, yakni uji coba pada sel, hewan dan manusia (klinis). (EMBE)

Tags: Bahan alami penangkal CoronaJambu merah penangkal Corona
42
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

8 bulan yang lalu
29
Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

9 bulan yang lalu
34
Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

1 tahun yang lalu
139
Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

1 tahun yang lalu
124
Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

1 tahun yang lalu
68
Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

1 tahun yang lalu
47
Berikutnya
Para Ketua Program Studi Perbankan Madura Kometmen Mengembangkan Industri Syariah

Para Ketua Program Studi Perbankan Madura Komitmen Mengembangkan Industri Syariah

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.