Penanews.id, MALANG – Bangunan setinggi 35 meter ini terletak di Lawang, Malang. Dulunya adalah rumah peristirahatan keluarga seorang pengusaha bernama Lim Sian Joe.
Dibangun awal tahun 1900an, bangunan yang dirancang arsitek asal Brasil, Fritz Joshep Pinedo, bangunan yang dikerjakan selama 15 tahun itu, pernah menjadi bangunan tertinggi di Asia Tenggara.
Ketika keluarga Lim pindah ke Belanda, rumah peristirahatan yang berada di kawasan sejuk itu dijual ke pengusaha Surabaya Ong Kie Tjai yang kemudian mengubahnya menjadi hotel dengan nama Hotel Niagara.
Belakangan hotel ini bergabung dalam jaringan hotel murah dengan nama RedDors @ Lawang dengan tarif Rp 120 ribu permalam.
Rating hotel ini yang bagus di aplikasi online, membuat sepasang kekasih pendaki gunung menyewa sebuah kamar di hotel ini.
Namun belum sempat bermalam, mereka memutuskan cari hotel lain karena suasananya angker. Bahkan ada ketukan pintu namun ketika dibuka tak ada siapa-siapa di luar.
Ketika pengalaman ini mereka bagikan di Tiktok lewat @fmpeg, kisahnya langsung menjadi trending. Netizen lain, yang pernah menginap di sana pun berbagi cerita hal-hal mistik yang mereka alami.
Mulai dari penunggu di lantai empat, arwah gadis gantung diri, arwah tiga Noni Belanda hingga terdengar suara tangisan.
Di buku tamu, seseorang memberikan review. “Kamar bersih, bangunan antik, tapi jangan tidur sendirian ya” katanya.
Sumber: CNN indonesia

