
Penanews.id, Bangkalan – Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, kembali disosialisasikan kepada masyarakat, kali ini dengan kemasan yang lebih relevan dan mudah dicerna generasi muda.
Sosialisasi ini digelar oleh Anggota MPR RI, Drs. H. Hasani bin Zuber, di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Sabtu (18/10/2025).
Sosialisasi bertajuk “Empat Pilar Muda: Merajut Kebangsaan di Era Digital” ini berhasil menarik minat ratusan peserta yang didominasi oleh kalangan pelajar, mahasiswa, dan santri.
Tidak hanya sekadar ceramah, acara ini dikemas secara interaktif serta diskusi santai yang membahas tantangan aktual yang dihadapi bangsa.
Dalam pemaparannya, Hasani bin Zuber menekankan bahwa nilai-nilai luhur Empat Pilar Kebangsaan bukanlah hal yang ketinggalan zaman, melainkan fondasi yang justru sangat dibutuhkan untuk menyaring derasnya arus informasi dan budaya global di era digital.
“Sekarang ini, kita dihadapkan pada banjir informasi, hoaks, ujaran kebencian, dan ancaman perpecahan yang menyebar cepat di media sosial. Di sinilah peran Pancasila sebagai filter dan panduan hidup berbangsa,” katanya.
Pria yang akrab disapa Lora Hasani ini menjelaskan Nilai Ketuhanan mengajak kita beretika di dunia digital, nilai Kemanusiaan mengingatkan untuk saling menghargai, Persatuan adalah tameng dari perpecahan.
“Sementara Musyawarah untuk mufakat adalah solusi dari polarisasi, dan Keadilan Sosial adalah tujuan kita bersama,” terang Ra Hasani di hadapan peserta.
Acara yang berlangsung meriah ini disambut antusias oleh para peserta. Ahmad Fauzi, salah satu mahasiswa yang hadir, mengaku mendapatkan perspektif baru.
“Selama ini saya pikir materi Empat Pilar itu kaku dan membosankan. Ternyata, dengan pendekatan seperti ini, justru sangat aplikatif buat kita kaum muda dalam menghadapi masalah sehari-hari, terutama di media sosial,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi mampu memantik aksi nyata dari generasi muda Bangkalan untuk menjadi duta-duta persatuan dan pemahaman kebangsaan yang kreatif dan kekinian di lingkungan mereka masing-masing.
EMbe






