• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 5 Desember 2025
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Kosong

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber: Empat Pilar Kebangsaan Tak Pernah Ketinggalan Zaman

  • Sabtu, 18 Oktober 2025 16:31
FacebookTwitterWhatsApp





Penanews.id, Bangkalan – Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, kembali disosialisasikan kepada masyarakat, kali ini dengan kemasan yang lebih relevan dan mudah dicerna generasi muda.

Sosialisasi ini digelar oleh Anggota MPR RI, Drs. H. Hasani bin Zuber, di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Sabtu (18/10/2025).

Sosialisasi bertajuk “Empat Pilar Muda: Merajut Kebangsaan di Era Digital” ini berhasil menarik minat ratusan peserta yang didominasi oleh kalangan pelajar, mahasiswa, dan santri.

Baca Juga:

UTM dan Kemenaker Teken MoU, Cetak Mahasiswa Siap Kerja Lewat Program Unggulan

Nelayan Bangkalan Protes Maraknya Penggunaan Jaring Trawl oleh Nelayan Luar

Tidak hanya sekadar ceramah, acara ini dikemas secara interaktif serta diskusi santai yang membahas tantangan aktual yang dihadapi bangsa.



Dalam pemaparannya, Hasani bin Zuber menekankan bahwa nilai-nilai luhur Empat Pilar Kebangsaan bukanlah hal yang ketinggalan zaman, melainkan fondasi yang justru sangat dibutuhkan untuk menyaring derasnya arus informasi dan budaya global di era digital.



“Sekarang ini, kita dihadapkan pada banjir informasi, hoaks, ujaran kebencian, dan ancaman perpecahan yang menyebar cepat di media sosial. Di sinilah peran Pancasila sebagai filter dan panduan hidup berbangsa,” katanya.



Pria yang akrab disapa Lora Hasani ini menjelaskan Nilai Ketuhanan mengajak kita beretika di dunia digital, nilai Kemanusiaan mengingatkan untuk saling menghargai, Persatuan adalah tameng dari perpecahan.



“Sementara Musyawarah untuk mufakat adalah solusi dari polarisasi, dan Keadilan Sosial adalah tujuan kita bersama,” terang Ra Hasani di hadapan peserta.



Acara yang berlangsung meriah ini disambut antusias oleh para peserta. Ahmad Fauzi, salah satu mahasiswa yang hadir, mengaku mendapatkan perspektif baru.



“Selama ini saya pikir materi Empat Pilar itu kaku dan membosankan. Ternyata, dengan pendekatan seperti ini, justru sangat aplikatif buat kita kaum muda dalam menghadapi masalah sehari-hari, terutama di media sosial,” ujarnya.



Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi mampu memantik aksi nyata dari generasi muda Bangkalan untuk menjadi duta-duta persatuan dan pemahaman kebangsaan yang kreatif dan kekinian di lingkungan mereka masing-masing.

EMbe

11
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Diduga Tak Transparan, Pemilihan Ketua RW di Pangeranan dikeluhkan Bakal Calon

Diduga Tak Transparan, Pemilihan Ketua RW di Pangeranan dikeluhkan Bakal Calon

6 hari yang lalu
59
PHE WMO Dorong Konservasi Pesisir dan Ekowisata di Tlangoh Lewat Penanaman Hexa Reef

PHE WMO Dorong Konservasi Pesisir dan Ekowisata di Tlangoh Lewat Penanaman Hexa Reef

2 minggu yang lalu
15
Dari Kampus UTM untuk Madura, Zona KHAS Jadi Tonggak Gerakan Produk Halal dan Sehat

Dari Kampus UTM untuk Madura, Zona KHAS Jadi Tonggak Gerakan Produk Halal dan Sehat

4 minggu yang lalu
17
Gubernur Jatim Ajak Kaka Slank Tanam Mangrove di Bangkalan

Gubernur Jatim Ajak Kaka Slank Tanam Mangrove di Bangkalan

1 bulan yang lalu
12
Ketua DPRD Sampang Tak Temui Massa Aksi, Korlap Sindir: Takut Namanya Dihapus dari Kartu Keluarga

Ketua DPRD Sampang Tak Temui Massa Aksi, Korlap Sindir: Takut Namanya Dihapus dari Kartu Keluarga

1 bulan yang lalu
50
STIT Al-Ibrohimy Resmi Naik Status Jadi Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan

STIT Al-Ibrohimy Resmi Naik Status Jadi Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan

1 bulan yang lalu
47
Berikutnya
Sempat Sulit Dapat Pekerjaan, SPenderita Stunting Kini Bekerja di SPPG

Sempat Sulit Dapat Pekerjaan, Penderita Stunting Kini Bekerja di SPPG

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.