
Penanews.id,BANGKALAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Desa Banyubunih, Kecamatan Galis, tahun ini menjadi bukti nyata kekuatan pemuda.
Melalui wadah Persatuan Pemuda Runggarung dan Berguh (R&B), para pemuda dan pemudi tampil sebagai motor penggerak dengan menggelar perayaan akbar yang sepenuhnya dibiayai dari hasil swadaya.
Meski hanya bermodal dana terbatas, semangat gotong royong dan kekompakan pemuda membuat seluruh rangkaian acara berlangsung meriah. R&B berhasil membuktikan bahwa dengan kerja keras dan persatuan, pemuda mampu melahirkan kegiatan besar yang dinanti masyarakat setiap tahunnya.
Rangkaian perayaan dibuka dengan lomba gerak jalan dan karnaval yang diikuti 35 regu peserta. Tidak hanya dari Desa Banyubunih, namun juga hadir peserta dari desa tetangga seperti Desa Tellok dan Kelbung.
Lomba dimulai dari lapangan kerapan sapi sebagai titik start, lalu berakhir di lapangan R&B yang menjadi pusat aktivitas pemuda. Sepanjang rute, yel-yel semangat peserta dan tepuk tangan warga menciptakan suasana penuh gegap gempita.
Penampilan karnaval dengan kostum-kostum kreatif turut menghadirkan warna tersendiri, menjadikan semangat kemerdekaan terasa hingga ke pelosok desa.
Selain itu, berbagai kegiatan lain juga sukses digelar, mulai dari turnamen mini soccer, lomba hiburan umum, hingga jalan sehat. Jalan sehat menjadi salah satu acara paling ditunggu karena menghadirkan ratusan peserta.
Tak tanggung-tanggung, hadiah utama berupa kulkas dari Akeloy Production serta puluhan doorprize lainnya berhasil menyedot perhatian masyarakat. Namun, yang paling menyita perhatian adalah lomba karauke dangdut klasik original.
Inovasi ini lahir dari gagasan pemuda R&B yang ingin menghadirkan hiburan khas daerah. Peserta dari berbagai wilayah datang untuk menunjukkan bakat mereka dalam menyanyikan lagu-lagu dangdut original klasik.
Suasana menjadi semakin hidup dengan sorak-sorai penonton, tawa, dan rasa bangga terhadap budaya lokal. Karaoke se-Madura pun menjadi magnet utama sekaligus puncak kemeriahan perayaan.
“Semua ini lahir dari pemuda untuk masyarakat. Walaupun dengan dana minim, kami ingin membuktikan bahwa pemuda bisa menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, menghibur, sekaligus mempererat persaudaraan,” ujar Lukyan, salah satu panitia dengan penuh semangat.
Kegiatan tahunan ini kini telah menjadi identitas pemuda Banyubunih. Bukan hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga simbol kreativitas, kekompakan, dan rasa tanggung jawab sosial pemuda dalam membangun desanya.
Dukungan penuh masyarakat menegaskan bahwa R&B telah menjadi wadah nyata bagi pemuda untuk berkarya dan berkontribusi.
Dengan semua rangkaian kegiatan tersebut, pemuda Banyubunih kembali membuktikan satu hal: keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Justru dari semangat swadaya, kebersamaan, dan komitmen pemuda, lahirlah perayaan HUT RI ke-80 yang meriah, membanggakan, dan penuh makna.
