
Penanews.id, JAKARTA -Stik oli ternyata bisa jadi alat “ajaib” untuk mendeteksi masalah mobil. Dengan menariknya, kamu bisa mengetahui 7 masalah yang sedang dialami mobilmu:
1. Hisapan Kuat saat Tarik Stik Oli
Jika terasa hisapan kuat dari dalam, artinya katup buangan tekanan rusak. Kalau dibiarkan, mesin bisa boros oli. Solusinya: ganti katupnya.
2. Bau Bensin pada Oli
Jika mobil kurang tenaga dan boros bensin, cium bau oli di stik. Normalnya berbau oli biasa. Tapi kalau bau bensinnya kuat, berarti pompa bahan bakar tekanan tinggi rusak. Ganti pompa, selesai masalahnya.
3. Mesin Goyang saat Nyetir
Jangan buru-buru bawa ke bengkel. Cek dulu stik oli—bisa jadi longgar karena jalanan jelek. Kencangkan lagi stiknya, dan mesin akan kembali halus.
4. Bunyi “Berdecit” dari Mesin
Saat mesin hidup, tarik stik oli. Jika bunyinya hilang, berarti katup ventilasi mesin rusak. Ganti katupnya, dan bunyi akan hilang.
5. Warna Oli Putih Susu
Oli normal berwarna kuning kecokelatan. Jika warnanya putih susu, berarti ada air yang masuk—mungkin pendingin oli rusak. Segera ganti untuk hindari kerusakan lebih parah.
6. Oli Menyemprot Keluar saat Mesin Hidup
Jika oli menyemprot saat stik ditarik, artinya silinder sudah aus parah. Jika mau beli mobil bekas, hindari yang seperti ini.
7. Cek Level Oli Sebelum Jauh-Jauh
Sebelum bepergian, tarik stik oli, bersihkan dengan lap, lalu masukkan kembali dan tarik lagi. Pastikan level oli berada di antara batas atas dan bawah.
– Oli terlalu banyak → terbuang sia-sia.
– Oli terlalu sedikit → silinder cepat aus.
Dengan tips ini, kamu bisa lebih waspada terhadap kondisi mobil.
(EMbe)
