• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 26 Juli 2026
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Dinkes Bangkalan Mulai Sosialisasikan Integrasi Layanan Primer

FacebookTwitterWhatsApp
Foto/istimewa

Penanews.id, BANGKALAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menggelar sosialisasi Diseminasi Integrasi Layanan Primer (ILP).

Sosialisasi yang berlangsung di Aula Caffe Hall The Sky Resto @Bakery itu dihadiri seluruh  Kepala Puskesmas, tokoh masyarakat dan NJO di Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga:

Jelang Penghujung Tahun, Pemkab Bangkalan Terima 4 Penghargaan

Dinas KB-P3A Bangkalan : Volume Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Tahun Ini Tinggi

Plt Kadinkes Bangkalan Nunuk kristiani melalui Kasi Pelayanan Primer, Sih Retno Widiati mengatakan, penerapan ILP di Bangkalan direncanakan berlangsung tahun depan.

“Di Indonesia saat ini uji coba penerapan ILP ada enam daerah, diantaranya Puskesmas Jombangan Surabaya,” terang dia. Kamis, 2 Oktober 2023.

Munculnya ILP kata Sih Retno harapan Kementerian Kesehatan (Kemnkes) adalah mewujudkan masyarakat sehat melalui kolaborasi UKP dan KM.

“Selama ini puskemas, kan jalan sendiri, UKP ada pasien sakit dirawat, UKM jalan sendiri, sekarang sistem baru berbeda dengan pola lama, artinya kolaborasi,” ujar dia.

Ketika ILP diterapkan, ujar Sih Retno, semua masyarakat yang datang ke Puskesmas untuk berobat wajib di screning. Dengan tujuan, untuk mengetahui kesehatan masyarakat.

“Dari situ dapat gambaran bagaimana status kesehatan masyarakat, minimal tingkat dusun, desa dan kecamatan, jadi kita punya data base ,” ucap dia.

Ketika ILP ini benar diterapkan di Bangkalan, Ia berharap screning serius dijalankan, dan hukumnya wajib. Tujuannya untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat.

“Karena kita tahu seluruh rumah sakit penuh dengan pasien penyakit tidak menular seperti paru, jantung dan lain-lain, jangan sampai itu diturunkan ke generasi kita,” tutup dia.

Abdi

Tags: Berita BangkalanDinkes bangkalan
111
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

5 bulan yang lalu
20
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

5 bulan yang lalu
98
Hadiri Parapatan Ranting, Ketua PSHT Sampang Tekankan Pentingnya Pengamalan Ajaran Organisasi

Hadiri Parapatan Ranting, Ketua PSHT Sampang Tekankan Pentingnya Pengamalan Ajaran Organisasi

7 bulan yang lalu
51
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

7 bulan yang lalu
38
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

7 bulan yang lalu
61
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

8 bulan yang lalu
31
Berikutnya
Dicurhati Mahasiswa, Ketua Komisi D Langsung Sidak Puskesmas Kokop

Dicurhati Mahasiswa, Ketua Komisi D Langsung Sidak Puskesmas Kokop

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.