• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 5 Desember 2025
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

DBD di Bangkalan Capai 137 Kasus, 2 Orang Meninggal Dunia

  • Selasa, 27 Desember 2022 23:05
FacebookTwitterWhatsApp
Ilustrasi

Penanews.id,BANGKALAN- Angka kasus penyakit Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur tahun 2022 ternyata masih cukup tinggi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, tertanggal 30 November 2022, penyakit yang bersumber dari gigitan nyamuk itu mencapai 137 kasus.

Baca Juga:

. . .

“Ini data kami hingga bulan November, kalau untuk Desember belum ada,” kata Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Bangkalan, Maryamah. Selasa, 27 Desember 2022.

Maryamah mengatakan angka kematian akibat DBD tahun ini sebanyak dua (2) orang.  Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun ini terjadi tren kenaikan.

” Dari Tahun 2017 sampai 2020, angka kematian setiap tahun itu hanya satu. Tahun 2021 Alhamdulillah kosong, tapi tahun ini (2022) ada dua orang yang meninggal,” terang dia.

Menurut Maryamah, pasien DBD tahun ini yang meninggal dunia itu terjadi di wilayah kerja Puskesmas Jaddih, dan Puskesmas Tragah.

“Kasus kematian kalau Puskesmas Jaddih, bulan Januari. Kalau Tragah bulan kemarin, November,” papar dia.

Meski tahun ini angka kasus DBD mencapai 137, jika dibandingkan dengan tahun 2021, angka ini masih rendah. Sebab tahun lalu mencapai 140 kasus.

“Yang terparah itu tahun 2016, ada 814 kasus. Yang meninggal tahun 2016 itu ada 9,” beber dia.

Oleh karena itu, Maryamah meminta masyarakat untuk selalu melakukan  pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan langkah 3 M.

“PSN dengan 3 M itu kalau aktif melakukan insyaalah tidak terserang DBD,” ujar dia.

Jika ada warga atau masyarakat yang menunjukan tanda- tanda terkena DBD, Ia menghimbau agar segera memeriksakan diri ke pusat kesehatan terdekat.

“Kalau ada tanda- tanda DBd, segera berobat ke puskesmas terdekat, agar mendapat penanganan medis dengan baik,” tutup dia.

Abdi

Tags: 2 Orang Meninggal DuniaDBD di Bangkalan Capai 137 Kasus
67
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

UTM dan Kemenaker Teken MoU, Cetak Mahasiswa Siap Kerja Lewat Program Unggulan

UTM dan Kemenaker Teken MoU, Cetak Mahasiswa Siap Kerja Lewat Program Unggulan

1 hari yang lalu
11
Nelayan Bangkalan Protes Maraknya Penggunaan Jaring Trawl oleh Nelayan Luar

Nelayan Bangkalan Protes Maraknya Penggunaan Jaring Trawl oleh Nelayan Luar

6 hari yang lalu
16
Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

1 minggu yang lalu
46
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

2 minggu yang lalu
18
Truk Bermuatan Kayu Palet Terguling di Bangkalan

Truk Bermuatan Kayu Palet Terguling di Bangkalan

2 minggu yang lalu
20
KONI Bangkalan Segera Gelar Musorkablub, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 17 November

KONI Bangkalan Segera Gelar Musorkablub, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 17 November

3 minggu yang lalu
65
Berikutnya
Ancam Tak Luluskan Kuliah, Dosen Universitas Andalas Lecehkan Delapan Mahasiswi

Ancam Tak Luluskan Kuliah, Dosen Lecehkan Delapan Mahasiswi di Padang

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.