• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Tekno

Serupa Tapi Tak Sama: Ini Perbedaan Kodok dan Katak

FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Kasus Covid Naik Lagi, Menteri Nadiem Izinkan Sekolah Hentikan Belajar Tatap Muka

DPKS Silaturrahim dengan Komisi IV DPRD Sumenep

Foto cnn Indonesia



Penanews.id, JAKARTA – TEMUAN kembali kodok merah (Leptophryne cruentata) setelah pandemi Covid-19 di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Jawa Barat, menggembirakan karena amfibi ini terancam punah dan satu-satunya yang berstatus dilindungi.

Di Halimun-Salak ada sekitar 20 jenis kodok dan katak. Apa beda kodok dan katak?

Kodok dan katak berasal satu genus Anura. Dari genus ini turun menjadi kodok yang berasal dari Bufonidae dan katak dari Ranidae.

Di dunia, kodok yang sudah teridentifikasi berjumlah 300 spesies dan katak diperkirakan ada 400 jenis. 

Secara morfologi dan perilaku kodok dan katak juga berbeda. Permukaan kulit kodok lebih  kasar, berbintil, dan kering karena tidak hidup di air. Sementara permukaan kulit katak lebih licin karena tinggal di perairan.

Karena beda habitat, kodok memiliki kaki lebih pendek sehingga lompatannya juga lebih pendek dibanding katak. Ukuran tubuh keduanya juga berbeda. Kodok lebih gempal sementara katak lebih langsing, kecil, dan lincah.

Ketika bertelur, telur katak bergerombol seperti anggur. Beberapa katak betina biasanya memanggul telur di punggung dan meninggalkan kecebong setelah menetas.

Sementara telur kodok memanjang seperti rantai yang mereka letakkan di tanaman air. Kodok tak meninggalkan kecebong setelah menetas. 

Pada beberapa jenis kodok, air liur dan cairan pelicin tubuhnya beracun. Katak umumnya tak memiliki racun.

Keberadaan kodok dan katak menunjukkan habitat tempat mereka tinggal masih bersih dan bagus. Beberapa jenis katak dan kodok bahkan hanya bisa tinggal di ekosistem yang sempurna, yakni daya dukung lingkungannya masih memberikan jasa lingkungan maksimal.


Kemunculan kembali kodok merah di Taman Nasional Gunung Halimun-Salak karena ditutup akibat pandemi menandakan intervensi manusia terhadap alam membuat mereka bersembunyi dan tertekan.

“Amfibi memang indikator lingkungan yang bagus,” kata Didi Syaiful Mahdi, pengamat amfibi Taman Nasional Gunung Halimun-Salak.

Sumber: forestdigest.com

Tags: Beda kodok dan katakIndikator lingkungan sehatPandemi Covid-19
166
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Tips Membeli Motor Seken, agar Tak Boncos

Tips Membeli Motor Seken, agar Tak Boncos

9 bulan yang lalu
34
Mengapa Rumah Zaman Kolonial Terasa Lebih Sejuk Meski Tanpa AC? Ini Alasannya

Mengapa Rumah Zaman Kolonial Terasa Lebih Sejuk Meski Tanpa AC? Ini Alasannya

2 tahun yang lalu
99
Giliran Tiga Hiu Paus Terdampar di Bawah Jembatan Suramadu, Ada Apa dengan Selat Madura?

Giliran Tiga Hiu Paus Terdampar di Bawah Jembatan Suramadu, Ada Apa dengan Selat Madura?

3 tahun yang lalu
107
Waktu yang Baik Buat Berdoa

Waktu yang Baik Buat Berdoa

3 tahun yang lalu
73
Sederet Fakta Wahyu Kenzo: ‘Orang Kaya’ yang Ditangkap Polisi Karena Robot Trading

Sederet Fakta Wahyu Kenzo: ‘Orang Kaya’ yang Ditangkap Polisi Karena Robot Trading

3 tahun yang lalu
170
Awas! Modus Baru Bobol M-banking Lewat Undangan Nikah Online, Sudah ada Korbannya!

Awas! Modus Baru Bobol M-banking Lewat Undangan Nikah Online, Sudah ada Korbannya!

4 tahun yang lalu
113
Berikutnya
Legenda Liverpool: MU Sebaiknya Jual Ronaldo

Legenda Liverpool: MU Sebaiknya Jual Ronaldo

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.